9721
Hits

PENANDATANGANAN NASKAH KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA BPPT DENGAN PT PLN (PERSERO)

Dari data yang dimiliki PLN dapat disimpulkan bahwa telah terjadi penurunan konsumsi BBM yang digantikan pembangkit listrik berbahan gas dan batubara selama tahun 2009. Pemerintah Indonesia bertekad untuk mempercepat pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan. Bahkan pemerintah telah mengeluarkan insentif, baik fiskal maupun non fiskal bagi pengembangan energi terbarukan ini.


Dalam rangka mendukung program pemerintah tersebut, pada tanggal 3 Juli 2009, bertempat di Ruang Rapat Paiton Gedung Utama Lt.3 PT PLN (Persero) Kantor Pusat, diadakan penandatanganan naskah kesepakatan bersama antara BPPT dan PT PLN (Persero) mengenai kerjasama pengkajian dan penerapan teknologi pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan dan teknologi dalam bidang ketenagalistrikan.

Penandatanganan naskah kesepahaman ini dilakukan oleh Kepala BPPT, Marzan A. Iskandar dan Dirut PT PLN (Persero), Fahmi Mochtar. Kemudian dilanjutkan dengan tukar menukar cinderamata antara BPPT dan PT PLN (Persero).

‚PLN ini merupakan institusi satu-satunya yang bertugas dalam mengembangkan kelistrikan di Indonesia. Tugas besar ini tentunya tidak dapat dilakukan sendiri, terutama dalam bidang teknologi kelistrikan. Dalam hal ini BPPT memiliki potensi yang sangat besar sebagai mitra kerjasama bagi kami. Kita memiliki potensi PLTM sebesar 500MW, yang sejauh ini masih dioperasikan dengan memanfaatkan teknologi impor. Diharapkan BPPT dapat mengupayakan agar kita dapat menggunakan teknologi untuk PLTM yang merupakan hasil produksi Indonesia dengan bekerjasama dengan pihak industri lainnya. Semoga kerjasama ini benar-benar dapat diimplementasikan dengan baik, tidak hanya berhenti di sini saja‚, demikian disampaikan Dirut PT PLN (Persero) dalam sambutannya.

Menurut Ka BPPT, sebenarnya implementasi kerjasama yang dilakukan antara BPPT dan PT PLN (Persero) selama ini telah banyak dilakukan. Diantaranya yaitu keberhasilan studi perencanaan kelistrikan Jawa-Bali 2025, survey penyebab rubuhnya saluran transmisi di Gunung Geulis dengan menggunakan radar, dan beberapa program hujan buatan. Energi terbarukan memang menjadi prioritas yang cukup penting bagi BPPT. ‚terakhir saya harapkan kerjasama ini dapat berlangsung dengan baik, dan terima kasih atas penerimaan dan sambutan dari PT PLN (Persero) yang sangat baik ini. Karena kerjasama yang baik dapat dilaksanakan dalam suasana persahabatan dan kepercayaan‚ sambung Ka BPPT.(RV/Humas)