3198
Hits

Perkuat Upaya Pemerintah Tanggulangi Pandemi Covid-19, BPPT Gelar Bakti Inovasi

Administrator
23 Jul 2021
Layanan Info Publik

Sejak awal pandemi di Indonesia pada Maret 2020 lalu, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah berkomitmen untuk berupaya dan berkarya menghasilkan inovasi teknologi dan produk kesehatan untuk memperkuat penanganan Covid-19, khususnya dalam mendukung upaya 3T pemerintah, kata Kepala BPPT Hammam Riza diacara Bakti Inovasi BPPT 2021 secara daring (23/07).

 

Dikatakanya, dengan pengalaman hampir 43 tahun BPPT mengawal inovasi teknologi, mulai dari rekayasa hingga komersialisasi serta memiliki tanggung jawab menghasilkan inovasi teknologi kesehatan untuk penanganan Covid-19 dalam waktu yang singkat dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

Hammam juga menyebut ada tiga produk inovasi BPPT bersama mitra yang akan mengisi Bakti Inovasi Teknologi tahun 2021 diantaranya, Reagen PCR mBioCov-19, Stamilic, dan Whole Beta. Reagen PCR mBioCov-19 dipilih untuk menambah jumlah kapasistas testing di Indonesia. Inovasi ini digunakan untuk melakukan pemeriksaan spesiemn Covid-19, serta didesain menggunakan target N2 dan RdRP dari SARS-Cov-2 sesuai sekuens virus Indonesia. Alat pendeteksi Covid-19 ini merupakan hasil kerjasama BPPT, PT Biofarma, dan Nusantics.

 

Ia mengutarakan, pada Bakti Inovasi Teknologi kali ini, BPPT memberikan 43.900 tes reagen PCR mBioCov, 65.000 tes reagen ekstraksi RNA dan 27.000 Viral Transport Medium (VTM), dan akan didistribusikan ke beberapa laboratorium serta mitra BPPT diantaranya RS TNI Ridwan Meuraksa, RS TNI Putri Hijau, UPT Labkesda, UPT Labkesda, UPT Labkesda, serta Satgas Penanganan Covid-19 Universitas Gadjah Mada.

 

Diharapkan, Bakti Inovasi Teknologi BPPT 2021 akan semakin memperkuat upaya 3T pemerintah, dimulai dari memperluas jumlah testing masyarakat dengan menggunakan mBioCov-19, hingga membantu fasilitas kesehatan untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat luas, pungkasnya.

 

Sebagai informasi, Bakti Inovasi Teknologi 2021, BPPT juga meluncurkan aplikasi SiJempol 4.0 dalam upaya meningkatkan 3T di lingkungan BPPT. Sebelumnya, aplikasi SiJempol digunakan dalam mempermudah pengelolaan data kesehatan pegawai, termasuk membantu proses pencatatan data vaksinasi pegawai yang digelar BPPT Maret lalu.

 

Dalam versi terbarunya, aplikasi SiJempol dilengkapi dengan dashboard yang berisi detail informasi pencatatan pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pada dashboard dapat diketahui status pegawai aktif, hingga pencatatan pegawai yang sembuh. Pengguna juga dapat mengetahui perkembangan kasus harian secara real time, dan peta sebaran kasus aktif. (Humas BPPT)