3738
Hits

Rencana Area Labuh Yacht Belitung, BPPT Beri Hasil Studi Kelayakan

 

 

Merespon hal tersebut, sejak 2014 BPPT bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Belitung telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman,  untuk mendukung pembangunan daerah Kabupaten Belitung.

 

Menurut Dinar Catur Istiyanto, Perekayasa Teknik Pantai BPPT dari Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai, BPPT telah menuntaskan pra studi kelayakan pembangunan area labuh yacht pada 2015 yang lalu, dengan empat potensial lokasi yang ada di Kabupaten Belitung sebagai area studi.

 

"Ada empat lokasi yang kita jadikan studi. Pertama adalah Tanjung Kelayang, kedua Tanjung Binga, lalu Teluk Dalam dan terakhir Tanjung Pandan. Berdasarkan perhitungan dengan parameter utama seperti kondisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan infrastruktur pendukung, Tanjung Kelayang kami nilai sebagai lokasi yang paling cocok untuk dibangun area labuh yacht", papar Dinar dalam acara Fokus Grup Diskusi di Ruang Sidang Pemkab Belitung, Jumat (1/04)

 

Sementara, Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Kementerian Pariwisata, FX Teguh, menekankan bahwa penentuan daerah lokasi wisata harus dipertimbangan secara matang.

 

"Ada tiga aspek yang harus dipenuhi dalam menentukan destinasi wisata. Pertama adalah aspek atraksi yang menarik. Kedua aspek aksesibilitas yang memadai dan ketiga aspek amenitas. Ketiga aspek ini harus ada dalam suatu destinasi wisata", terangnya.

 

Ia menambahkan, setiap destinasi wisata juga harus memiliki event-event yang banyak, agar selalu dikunjungi wisatawan. "Contohnya di Tanjung Kelayang yang telah banyak disinggahi peserta Sail Indonesia. Apabila tidak ada Sail, harus diciptakan event-event lainnya, lebih bagus lagi event skala internasional", jelasnya. (Humas/HMP)