6049
Hits

Segera! BPPT Akan Implementasikan Pengolahan Emas non Merkuri di Tambang Rakyat

 

Terkait teknologi pengolahan emas non merkuri yang dikaji BPPT, Wimpie mengungkap bahwa dilakukan dengan melihat karakteristik tipe endapan emas pertama dan tipe endapan emas sekunder.

 

"Tipe endapan ini secara alamiah sudah terpisahkan, karena secara fisik ukuran butirannya kasar. Nah, rekomendasi  BPPT juga menggunakan pemisahan secara gravitasi karena emas mempunyai massa jenis yang jauh lebih besar dari batuan yang dibawanya sehingga nanti akan terpisahkan secara gravitasi. Selain itu, BPPT juga  membuat desain proses peralatan dan pengolahan untuk ekstraksi emas," rincinya.

 

Lokakarya yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini tambah Wimpie, bertujuan untuk mensosialisasikan program  ISMIA kepada seluruh stakeholder serta menjaring pendapat serta masukan yang akan bermanfaat dalam penyusunan rencana kerja selama 4 tahun ke depan, terkait program pengolahan emas non merkuri ini.

 

"Tahun ini, kita mendapat dukungan dari UNDP, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta institusi lainnya,” ujarnya.

 

 

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tuti Hendrawati Mintarsih menyatakan dukungannya terhadap pengolahan emas non merkuri.

 

Diungkap Tuti juga bahwa saat ini tanpa disadari, distribusi pencemaran merkuri sudah berlangsung lama. Bukan hanya di daerah tambang emas saja tetapi melebar jauh ke perairan bebas bahkan internasional.

 

“Dampak  lingkungan, limbah merkuri dibuang ke laut, sungai, atau terserap kemudian ikan menjadi terkontaminasi. Begitupula merkuri dibuang dan diserap oleh tanah,” tegasnya.

 

Setelah nantinya dilakukan pengaturan tata kelola, Tuti juga menguraikan bahwa pengawasan menjadi hal penting yang harus dilakukan. Penggunaan merkuri jelasnya, diharapkan tidak hanya dilarang dari pertambangan rakyat, tapi juga pada pertambangan skala menengah dan besar.

 

“Kami sangat menyambut baik dan semoga berhasil sehingga mampu menjadi contoh bagi daerah maupun negara lain,” ujar Tuti di akhir sambutannya. (Humas/HMP)

 

Lihat foto kegiatan disini