8690
Hits

SEMINAR NASIONAL TENTANG PERAN TEKNOLOGI LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN DAERAH

Banyak teknologi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah lingkungan. Untuk menentukan pilihan teknologi mana yang dapat dimanfaatkan Kabupaten/Kota dalam upaya mengatasi masalah lingkungan di daerahnya. Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) menawarkan hasil kajiannya untuk mendukung program pembangungan Kabupaten/Kota mengatasi masalah lingkungan hidup di daerahnya.
PTL dengan didukung oleh Balai Teknologi Lingkungan BPPT di Puspiptek Serpong memiliki pengalaman yang cukup panjang dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, khususnya di dalam: (1) Pengolahan Sampah perkotaan; (2) Menangani masalah lingkungan akibat limbah cair; (3) Perberdayaan berbagai limbah (industri, domestik, pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat; (4) Pemanfaatan dan pemberdayaan lahan marginal untuk pengembangan pertanian; (5) Pengembangan wisata bahari, ecocity; (6) Produksi bersih; (7) Pengelolaan air bagi Kabupaten/Kota yang mengalami kesulitan/kelangkaan air (daerah bergambut, daerah payau, pulau-pulau kecil) dll. Pola kerjasama yang dibina PTL BPPT dengan Pemerintah Kabupaten/Kota selama ini ternyata banyak memberi manfaat, sekaligus sebagai mitra kerja bagi Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mengatasi masalah lingkungan khususnya dan pembangunan daerah pada umumnya.
Berkaitan dengan hal tersebut PTL bekerjasama dengan Lembaga Kajian Pembangunan Daerah akan menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema ‚Peran Teknologi Lingkungan Dalam Pembangunan Daerah (Kabupaten/Kota) pada 17 Juni 2009 bertempat di Hotel Milenium Sirih, Jakarta. Seminar Nasional ini direncanakan dibuka oleh Kepala BPPT Marzan A. Iskandar dan akan menghadirkan para Pakar/Tenaga Ahli/ Nara Sumber dari BPPT, Departemen PU, Kementerian Lingkungan Hidup, Departemen Dalam Negeri dan Bappenas.
Tujuan utama dari seminar ini yaitu: (1) Mensosialisasikan teknologi hasil kajian Pusat Teknologi Lingkungan BPPT yang dapat dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendukung program pembangunan di daerahnya; (2) Mensosialisasikan Strategi dan kebijakan nasional di bidang lingkungan dan ketataruangan serta implementasinya bagi Pemerintah Kabupaten/Kota paska berlakunya UU No.26/2007 tentang Tata Ruang dan UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah; dan (3) Menjalin hubungan dan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam memanfaatkan hasil kajian Pusat Teknologi Lingkungan BPPT untuk mendukung pembangungan daerah. (TR/humas)