8994
Hits

SISTEM PENERJEMAH LISAN BERBASIS JARINGAN SE-ASIA

Sebagai salah satu anggota A-STAR, BPPT telah berhasil melaksanakan peluncuran dan demo jaringan penerjemah lisan yang pertama di Asia Pasifik pada 29 Juli 2009 di Ruang Rapat IPTEKnet Lt. 16 Gedung I BPPT. Pada kesempatan tersebut, Ka. Balai IPTEKnet BPPT, Hammam Riza berkomunikasi secara real time dengan beberapa anggota konsorsium lainnya dari Jepang, China, dan India. ‚Kita dapat berkomunikasi melalui empat bahasa pada saat yang sama. Karena ada sembilan bahasa yang diproses, maka akan menghasilkan kemungkinan 246 kombinasi sistem penerjemahan lisan yang berbeda‚, demikian disampaikan Ka. Balai IPTEKnet.

Secara teknis, kegiatan yang telah dilakukan konsorsium yaitu eksperimen meliputi sembilan bahasa yang meliputi delapan bahasa resmi negara anggota A-STAR dan bahasa internasional, Bahasa Inggris. Kemudian setiap negara anggota menyiapkan perangkat teknologi bahasa antara lain; (1) Pengenal Suara (Automatic Speech Recognition/ASR), (2) Mesin Penerjemah (Machine Translation/MT) dan (3) Pesintesa Suara (Text To Speech/TTS), serta perangkat interkoneksi berupa Speech Translation Markup Language (STML). Data bahasa yang dimiliki saat ini untuk mendukung aplikasi tersebut meliputi 20000 kalimat di bidang turisme, ditambah nama tempat yang berada di Asia, kedepannya akan dikembangkan hingga 160000 kalimat.

Dua tahun ke depan, aplikasi ini diharapkan dapat diterapkan pada smart phone/PDA. Sehingga mudah digunakan oleh masyarakat. Selanjutnya, penelitian akan dilanjutkan dalam Universal Speech Translation dimana akan melibatkan berbagai bahasa, tidak hanya Asia saja. Oleh karena itu kerjasama dengan berbagai pihak akan semakin diperlukan guna mempercepat penelitian ke arah yang lebih nyata terhadap sistem penerjemahan lisan.(RF/humas)