3886
Hits

Teknologi Modifikasi Cuaca Siap Atasi Defisit Air Waduk Ir. PM. NOOR Kalimantan Selatan

 

Kepala UPTHB BPPT, itu F. Heru Widodo menyatakan berdasarkan hasil prediksi cuaca bahwa mulai tgl 17 Oktober ini mulai ada peluang pertumbuhan awan, sehingga dapat dilakukan penyemaian awan untuk menghasilkan hujan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Riam kanan. “Karena itu, saat inilah yang paling tepat untuk dilakukan TMC dengan memanfaatkan awan potensial yang ada,” tegasnya pada pembukaan kegiatan TMC Hujan Buatan di Waduk PLTA Ir. PM. Noor, Kalimantan Selatan, (17/10).

Menyambut pernyataan Heru, General Manager PT PLN wilayah Kalselteng yang diwakili oleh Manager Transmisi dan Distribusi PT PLN Kalselteng,  Nur Wahyu, menyampaikan bahwa penurunan TMA waduk akan mengakibatkan penurunan produksi listrik. Diungkapkan dia, kapasitas terpasang PLTA 30 MW, tapi pada beban puncak (malam) beban hanya mampu 25.5 MW dengan mengoperasikan tiga turbin, sementara untuk siang hari karena beban tidak terlalu besar maka dioperasikan dua turbin supaya penurunan TMA tidak terlalu besar.

“Dengan memanfaatkan layanan modifikasi cuaca selama 30 hari dari tanggal 17 Oktober 2013 s.d 17 November 2013 ini, tinggi muka air Waduk PLTA Ir. PM. Noor dapat meningkat dan dapat digunakan untuk memproduksi listrik untuk mencukupi kebutuhan listrik di Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (WKSKT),” ungkap Nur Wahyu.

Pada pembukaan Operasi TMC ini juga disampaikan paparan makalah mengenai peran TMC dalam mendukung pembangunan Nasional, oleh Kepala UPTHB BPPT.  Heru juga mengharapkan dengan pelaksanaan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) selama 30 hari kedepan tinggi muka air waduk Ir. PM. Noor dapat ditingkatkan, sehingga  produksi listrik akan kembali optimal,” ujarnya.

Adapun POSKO TMC untuk operasi kali ini bertempat di Bandara Syamsudin Noor. Posko ini juga berfungsi sebagai POSKO TMC tambahan guna memperkuat posko utama TMC asap yang ada di Palangkaraya Kalteng.

Pada Operasi TMC ini didukung oleh 1 (satu) pesawat Cassa 212 - 200 (PK-TLE), satu buah radar cuaca milik BMKG, dan 2 buah Posmet di Belangian dan Rantau Bujur. Adapun pada pembukaan Operasi TMC ini juga dihadiri oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron SB Sinaga, beberapa pejabat antara lain dari PT. PLN (Persero) Wilayah Kalselteng, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daerah Banjarmasin, serta PT. Angkasa Pura. (djz-dk-fhw/upthb/SYRA/humas)