1810
Hits

Tingatkan Layanan Kesehatan Di Masa Pandemi, BPPT Dukung Pemanfaatan Telemedicine

Administrator
21 Dec 2020
Layanan Info Publik

Seperti diketahui Telemedicine adalah pelayanan kesehatan jarak jauh yang dilakukan oleh profesional kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dan ini juga diharapkan meliputi pertukaran informasi untuk diagnosis pengobatan pencegahan penyakit cedera dan penelitian juga evaluasi tentang pendidikan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 tahun 2019, kata Kepala BPPT Hammam Riza saat membuka webinar dengan tema Akselerasi Pemanfaatan Telemedicine untuk Layanan Kesehatan  dimasa Pandemi Covid-19 (21/12).

 

Karenanya upaya kita untuk memanfaatkan pelayanan publik industri 4.0 sehingga bisa memberikan pelayanan tanpa keterbatasan ruang dan waktu melalui akses terhadap profesional kesehatan yang berkaitan dengan diagnosa pengobatan keilmuannya.

 

Penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara alami juga akan menjadi salah satu faktor untuk melakukan lompatan terhadap kebijakan penanganan yang lebih cepat, ujarnya.

 

Sementara Deputi Bidang TIEM BPPT Eniya Lestiani Dewi menyampaikan, selain beban ganda dari penyakit karena berbagai penyakit degeneratif juga harus meningkatkan akses dan mutu dari layanan kesehatan. Karena menurutnya, saat ini terjadi kesenjangan sosial juga lokasi dan kawasan perkantoran serta kondisi kebiasaan juga sangat memberikan kontribusi terhadap mutu dan layanan kesehatannya.

 

Disparitas infrastrukturnya merupakan tantangan tersendiri yakni kendala geografis, penyebaran dokter spesialis yang tidak merata lalu terbatasnya kapasitas dan kualitas penyedia layanan kesehatan. Selain itu, dengan adanya arus globalisasi pengaruh terhadap kesehatan itu sangat banyak muncul penyakit baru penyakit epidemi dan penyakit menular lain yang sangat membahayakan, jelasnya.

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, kualitas layanan melalui pemenuhan alat kesehatan dan fasilitas kesehatan ini sangat diperlukan seperti ventilator, radiografi dan lainnya. Diharapkan dapat mengurangi kepadatan di rumah sakit dan melindungi dokter, pungkasnya. (Humas BPPT)