4680
Hits

Tingkatkan Daya Saing, BPPT Dorong Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi

Administrator
31 Jul 2019
Layanan Info Publik

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kembali gelar Focus Group Discussion dengan tema Skema Pembiayaan Inovatif Bagi Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi/Teknoprener, di Jakarta (31/7). Acara FGD ini merupakan cerminan dari tekad BPPT dalam menjawab tantangan besar tentang bagaimana meningkatkan peran inovasi teknologi bagi kemandirian dan daya saing bangsa, yang diharapkan dapat mendongkrak peningkatan perekonomian Indonesia secara signifikan.

 

Kepala BPPT Hammam Riza dalam sambutannya mengatakan BPPT sebagai lembaga  pengkajian dan penerapan teknologi, dalam fungsi penerapannya adalah mengkomersialisaikan teknologi, salah satunya, melalui proses inkubasi bisnis berbasis teknologi.  

 

Lanjutnya, dari proses inkubasi lahirlah para teknopreneur sebagai Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) melalui layanan-layanan teknologi dalam rangka meningkatkan daya saing menuju kemandirian bangsa.  

 

Salah satu dari balai-balai tersebut adalah Balai Inkubator Teknologi yang telah dibentuk sejak tahun 2001 dan telah menginkubasi lebih dari 131 PPBT, ungkap Hammam.

 

Tambah Hammam, BPPT tidak saja menghasilkan inovasi dan menyediakan layanan teknologi, tapi juga membantu pemerintah daerah dalam memperkuat sistem inovasinya.  Hal ini sangat penting terutama dalam melaksanakan penerapan melalui difusi iptek. 

 

Inkubator bisnis berbasis teknologi merupakan suatu wahana yang dapat menghasilkan para pengusaha pemula terutama yang berbasiskan teknologi khususnya di era ekonomi digital merupakan peluang tumbuhnya rintisan-rintisan usaha (start-up) digital di Indonesia, jelas Hammam.

 

Sementara, Direktur Pusat Teknologi Kawasan Spesifik dan Sistem Inovasi BPPT Iwan Sudrajat menyampaikan, hasil FGD ini akan dijadikan sebagai masukan dalam penyusunan RPJMN Teknokratis maupun usulan rekomendasi kepada para pihak terkait khususnya bagi perusahaan pemula berbasis teknologi.

 

Selain itu juga diharapkan dapat memberikan ide, pemikiran tentang spektrum pembiayaan inovatif yang mendorong iklim yang kondusif bagi tumbuh kembangnya PPBT di Indonesia serta menjadi rekomendasi yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan, kata Iwan. (Humas/HMP)