7371
Hits

TMC BPPT SALAH SATU FAKTOR SUKSES SEA GAMES PALEMBANG

TMC yang diterapkan dalam pelaksanaan Sea Games kali ini, lanjut Samsul, sedikit berbeda dengan yang biasa diterapkan dalam upaya mengisi waduk. Khusus untuk pengamanan wilayah Jakabaring Sport Center (JSC), tim UPTHB berjibaku dengan peralatan yang lebih banyak yaitu empat pesawat terbang dengan jumlah penerbangan yang juga banyak. Hal ini dikarenakan JSC seringkali dikepung oleh awan yang mengandung hujan. Upaya yang kami lakukan selain dengan menyemai awan melalui wahana empat pesawat ini, kami juga dibantu dari permukaan dengan memasang pohon flare. Selain itu kita juga melakukan burning untuk memproduksi partikel kecil yang dipasang di beberapa titik di luar area JSC, urai Samsul.

Pohon flare sangat membantu ketika malam hari terdapat awan yang berpotensi hujan. Karena pada malam hari pesawat tidak dapat terbang, maka pohon flare dapat membantu mengirimkan partikel ke atas agar awan tidak tumbuh menjadi hujan. Indikator keberhasilan pelaksanaan TMC ini adalah keberhasilan event di JSC. Bahwa pada saat pembukaan, pelaksanaan dan penutupan tidak terjadi hujan, ungkapnya.

Mengamini pernyataan Samsul, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan, Hasnandar mengatakan bahwa tolak ukur keberhasilan pelaksanaan TMC dalam penyelenggaraan Sea Games di Palembang ini adalah tidak adanya jadwal pertandingan yang sampai ditunda. Dari mulai persiapan, pembukaan, pelaksanaan hingga penutupan bisa dikatakan sangat berhasil. Dan dari hal tersebut terlihat bahwa TMC sangat membantu dalam mensukseskan pelaksanaan Sea Games ini, jelasnya.

Samsul mengatakan saat puncak pelaksanaan TMC, telah dilakukan masing-masing 12 kali penerbangan atau dengan kata lain 12 kali penyemaian awan (seed). Penerapan TMC untuk rain reduction sudah banyak diterapkan di berbagai negara seperti China dan Rusia untuk membuat cuaca cerah ketika terjadi acara-acara kenegaraan di lapangan terbuka. Sementara itu di China, teknologi ini menjadi fenomenal ketika diterapkan untuk menjamin tidak terjadinya hujan pada saat upacara pembukaan Olympiade di Beijing tahun 2008. (SYRA/humas)