2211
Hits

TMC BPPT TERUS BERUPAYA KURANGI CURAH HUJAN JABODETABEK (IX)

Sorti penerbangan penyemaian awan ditargetkan di sebelah barat, barat laut, utara dan timur laut Jabodetabek, terutama di sekitar Selat Sunda dan perairan di sebelah utara dan timur laut Teluk Jakarta. Tujuannya agar awan yang bergerak menuju Jabodetabek bisa turun menjadi hujan lebih awal sebelum memasuki Jabodetabek sehingga suplai massa udara basah yang masuk ke wilayah Jabodetabek menjadi berkurang dan peluang kejadian hujan di wilayah Jabodetabek juga dapat dikurangi.

Dalam lima hari terakhir, daerah target masih diarahkan ke sebelah timur Jakarta (Karawang, Subang dan Indramayu) karena pergerakan angin dominan dari arah timuran. Meski sebagian awan hujan tidak dijatuhkan di laut, namun penyemaian di daerah ini dilakukan di atas area pertanian yang mempunyai potensi resiko banjir relatif kecil dibandingkan daerah permukiman penduduk. Selain dari udara, dilakukan juga penyemaian awan dari darat dengan menggunakan Ground Base Generator (GBG) yang terpasang di sejumlah lokasi dalam wilayah Jabodetabek, memanjang dari daerah hulu (selatan) hingga hilir (utara), tujuannya adalah untuk mengganggu pertumbuhan awan hujan di dalam wilayah Jabodetabek.

Kemarin, Senin (11/2) dilakukan 2 sorti penerbangan. Sorti I dilakukan pukul 10.48-12.00 WIB dengan pesawat Hercules pada sel-sel awan Cu di daerah Cilamaya-Pamanukan dan di perairan sebelah utara pantai Pamanukan, menghabiskan bahan semai sebanyak 4.000 kg. Sorti II dilakukan dengan pesawat CASA pada pukul 13.05-14.08 WIB pada awan Cu di daerah Karawang, Cikampek dan Cariu, menghabiskan bahan semai sebanyak 1.000 kg.  Sementara itu dari darat telah dilakukan pengoperasian GBG dengan menghabiskan 18 flare di 14 lokasi, dan GBG sistem larutan di 6 lokasi selama masing-masing 7 jam.

Hari ini, Selasa (12/2), curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi masih akan terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang dan berpeluang terjadi terutama pada sore dan malam hari. Pada sore dan malam hari, hujan berpeluang terjadi di daerah Selatan dan Barat.

Khusus untuk hari ini, tidak ada penerbangan dengan Pesawat Hercules karena sedang dalam proses inspeksi untuk menambah jam terbang pesawat. Oleh karena itu, hanya direncanakan 2 sorti penerbangan CASA 212-200 sembari tetap bersiaga mengaktifkan penyemaian dari darat dengan GBG, realisasinya tergantung pada kondisi cuaca dan dinamika atmosfer di sekitar wilayah Jabodetabek yang terus dipantau setiap saat sejak pagi hingga sore hari nanti. (Posko TMC/TimPRB BanjirJKT/SRA/humas BPPT)