1928
Hits

UPT Hujan Buatan Modifikasi Cuaca DKI Jakarta (IV)

 

Melanjutkan pernyataan Ridwan, tim pelaksana Operasi TMC menyatakan bahwa  rekayasa cuaca yang dilakukan selama lima hari pelaksanaannya telah berhasil mengurangi 22% curah hujan di DKI Jakarta. Kepala Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan BPPT F. Heru Widodo mengatakan tim TMC sudah melakukan sembilan penerbangan dengan satu buah pesawat Hercules A-1328. Bahan semai garam (NaCl) powder yang dipakai sebanyak 34 ton. "Kita berupaya menghujankan awan di barat Jawa, Pelabuhan Ratu, dan Selat Sunda. Selain di udara, kita juga lakukan penyemaian di darat melalui ground based generator (GBG) di sejumlah wilayah," imbuhnya.

Heru juga mengakui hasil tersebut belum membuatnya puas karena target yang dicanangkan adalah 30 persen. Hal ini menurutnya terjadi karena hanya menggunakan satu pesawat. Sehingga dalam sehari hanya bisa melakukan satu hingga dua kali penerbangan. “Beda dengan TMC awal tahun 2013 lalu yang menggunakan tiga pesawat. Sehari bisa dilakukan enam sampai tujuh sorti penerbangan,” paparnya.

Pada hari kesepuluh pelaksanaannya, (23/1), Tri Handoko Seto, Kepala Bidang Pengkajian Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan yang juga menjadi Koordinator Lapangan pelaksanaan Operasi mengatakan bahwa telah dilakukan 2 sorti penerbangan dengan menggunakan pesawat Hercules A-1328.   “Penerbangan sorti 1 dilakukan pada pukul 10.20 – 12.30 WIB dengan target penyemaian pada sel-sel awan Cumulus yang berada di Perairan Barat Ujung Kulon (Selat Sunda) sampai Ujung Kulon dengan menghabiskan bahan semai sebanyak 3.840 kg. Sorti 2 dilaksanakan pada pukul 15.33 – 17.11 WIB, penyemaian dilakukan di daerah Perairan Barat Ujung Kulon dengan menghabiskan bahan semai sebanyak 3.840 kg,” terang Seto.

Sementara itu, kegiatan Penyemaian dari Darat dinyatakan bahwa GBG tidak melakukan pembakaran flare dikarenakan cuaca berkabut dan hujan. Pembakaran Pohon Flare sebanyak 5 Flare masing-masing 1 Flare di lokasi Susukan, Jati Bening, Jati Rahayu, Sukapura dan Duren Sawit. Sedangkan GPG, pembakaran dilakukan di 8 lokasi selama 24 jam.

Mengenai  Informasi kejadian Curah Hujan Tanggal 22 Januari 2014, menurut data yang dipantau curah hujan rata-rata sebesar 24.81 (mm) yang tersebar di :Lebak Bulus (3.5), Pakubuwono (2.0), Halim (13.1), Depok Beji (5.0), Depok (4.0), Kedoya (36.4), Citayam (16.0), Gn. Mas (51.5), Pasar Minggu (11.0), Ciledug (9.5), Cengkareng (47.0), Tanjung Priok Stamet (37.6), Kemayoran Stamet (84.7), Darmaga Stamet (20.0), Citeko Stamet (49.0 mm), Curug (11.8), Ciputat (34.0), Tangerang (16.8), Posmet Rajeg (1.5), Posmet Jasinga (10.5), Posmet Cikarang (16.5), Posmet Cariu (16.0), Posmet Citeko (46.5), Posmet Thamrin (51.5).  

Untuk tanggal 23 dipantau terjadi Hujan ringan terjadi di Posmet Jasinga (12.00 WIB), Posmet Cikarang hujan sedang (13.00 WIB), Posmet Citeko hujan ringan dan sedang (10.00 WIB, 13.00 WIB) dan Posmet Thamrin (12.00-13.00 WIB). (SYRA/Humas)