927
Hits

Dukung Gerakan Urban Farming di Kota Malang, Balai Bioteknologi Gelar Bakti Perbanyakan Tanaman Secara Ex Vitro dan Budidaya Tanaman Hidroponik

Sebagai bentuk komitmen untuk terus melakukan inovasi dan teknologi di bidang pertanian, Balai Bioteknologi Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi - Badan Riset dan Inovasi Nasional (OR PPT - BRIN) gelar “Bakti Inovasi Teknologi Perbanyakan Tanaman Secara Ex Vitro dan Budidaya Tanaman Hidroponik” di Kota Malang, Jawa Timur (04/09). Pada acara ini dilaksanakan pelatihan teknologi ex vitro serta penyerahan beberapa paket teknologi kepada Kelompok Tani Malang Raya.

Kepala Balai Bioteknologi Anis H. Mahsunah mengatakan perbanyakan tanaman secara ex vitro dan hidroponik sangat tepat untuk masyarakat di perkotaan, khususnya Kota Malang. Terbatasnya wilayah perkotaan dapat diatasi dengan kedua teknologi ini yang tidak memerlukan lahan yang luas.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa teknologi ex vitro memiliki prinsip seperti mesin fotokopi. “Teknologi ex vitro dapat diperbanyak secara masal dan singkat persis seperti induknya. Semoga pelatihan yang dilakukan hari ini dapat bermanfaat dan langsung diaplikasikan oleh masyarakat kota Malang” ujar Anis.

Anggota Komisi VII DPR RI M. Ridwan Hisjam menyambut baik kegiatan Bakti Inovasi ini dan berharap pengembangan inovasi di Balai Bioteknologi OR PPT - BRIN dapat terus dilanjutkan dengan tidak melupakan kebutuhan di masyarakat. “Masyarakat membutuhkan inovasi yang dapat langsung diaplikasikan di bidang pertanian, Balai Bioteknologi diharapkan dapat mewujudkan kebutuhan akan inovasi tersebut.”

Sementara itu, Anggota DPRD dan Ketua Karang Taruna Kota Malang Suryadi menyatakan pertanian perkotaan atau urban farming saat ini tengah booming di Kota Malang. “Banyak kelompok masyarakat dari berbagai daerah Kota Malang yang sedang mengembangkan budidaya tanaman hidroponik, sehingga pelatihan teknologi ex vitro dari Balai Bioteknologi menjadi hal baru dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami siap bersinergi dengan Balai Bioteknologi OR PPT - BRIN dengan berbagai inovasi kedepannya” jelasnya.

Sebagai informasi, Pusat Bioteknologi OR PPT - BRIN telah mengembangkan inovasi perbanyakan benih/bibit tanaman dengan teknologi ex vitro sejak tahun 2005. Teknologi ex vitro dipilih karena memiliki berbagai keunggulan yaitu proses perbanyakannya cepat, efisien dalam penggunaan tanam, serta memiliki performance atau vigor yang lebih baik. Sehingga, persentase keberhasilan dengan menggunakan teknologi ex vitro sangat tinggi.

Selain pelatihan teknologi ex vitro dan hidroponik, pada kegiatan Bakti Inovasi ini juga dilaksanakan penyerahan beberapa paket teknologi antara lain: paket teknologi ex vitro, benih tanaman lada, dan peralatan budidaya hidroponik.  Diharapkan adopsi teknologi hasil kajian Pusat Bioteknologi OR PPT - BRIN dapat digunakan oleh masyarakat Malang, sehingga dapat terwujud budidaya tanaman yang berkualitas.