5487
Hits

BPPT Gelar Workshop Audit Internal Sistem Manajemen Laboratorium SNI ISO/IEC 17025-2008

Administrator
21 Oct 2016
Layanan Info Publik

 

 

Workshop yang berlangsung selama 2 (dua) hari dari tanggal 11-12 Oktober 2016, diikuti oleh 27 peserta dari Unit kerja yang sudah tersertifikasi ISO 17025, di Ruang Auditorium, Laptiab Puspiptek, Serpong-Tangerang Selatan. Workshop inipun bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi calon auditor internal agar mampu memperoleh bukti objektif bahwa sistem  manajemen mutu  telah diterapkan secara efektif dan persyaratan klausul-klausul ISO/IEC 17025:2008 telah terpenuhi. Prinsip-prinsip audit yang harus dipegang calon auditor adalah integritas, penyampaian yang objektif, profesional, kerahasiaan, independensi, dan pendekatan berdasarkan bukti.

 

 

Beberapa materi yang disampaikan di acara workshop antara lain pengenalan SNI ISO/IEC 17025:2008 mengenai persyaratan umum kompetensi laboratorium uji dan kalibrasi, persyaratan manajemen, persyaratan teknis, serta materi mengenai SNI ISO 19011: 2012 terkait panduan audit sistem manajemen mutu dan/atau lingkungan terdiri dari pengelolaan program audit, pelaksanaan program audit dan evaluasi auditor. 

 

 

Selain itu pada hari kedua pelaksanaannya membahas secara mendalam teknik audit yang terdiri proses audit,  menguasai komunikasi yang efektif dengan auditee, jenis-jenis pertanyaan dan sikap auditor serta  simulasi dalam bentuk studi kasus, yang diselesaikan secara berkelompok dan para peserta langsung mempraktekan bagaimana proses audit internal berlangsung.

 

Sebagai informasi ISO 17025 merupakan standar mutu yang dibuat untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi. Iso 17025 diterbitkan pada tahun 2005 dan dibagi menjadi dua bagian utama yaitu persyaratan manajemen dan persyaratan teknis. Persyaratan manajemen terkait dengan operasi dan keefektifan sistem manajemen mutu dalam laboratorium dan memiliki persyaratan khusus. Persyaratan teknis yaitu terkait dengan kompetensi staf,metodologi pengujian, peralatan dan kualitas, serta pelaporan hasil pengujian dan kalibrasi. ISO 17025 mengatur semua aspek tentang bagaimana laboratorium melakukan bisnis mereka (siapa, apa, kapan, dimana, bagaimana, berapa banyak, dan mengapa) pengukuran, pengujian, serifikasi, merekomendasi dan pelaporan.

 

 

Dengan peran Laboratorium yang sangat penting dalam sistem mutu perusahaan. ISO 17025 dapat digunakan sebagai standar untuk mengembangkan dan membangun kualitas sistem mutu di laboratoriumserta penilaian yang dilakukan oleh klien atau pihak ketiga. Standar ini juga dijadikan sebagai acuan kriteria untuk akreditasi laboratorium. ISO 17025 dapat juga dianggap sebagai konstitusi non formal yang menjadi dasar pelaksanaan konseptual dari suatu laboratorium. Laboratorium memerlukan suatu dasar petunjuk dalam upaya penanganan masalah-masalah laboratorium, disinilah peran ISO 17025 dalam memberikan batasan prosedur pelaksanaan yang benar. Standar ISO 17025 merupakan standar Internasional yang kemudian di buat Standar Nasional Indonesia SNI ISO/IEC 17025:2008. (Humas/HMP)