6554
Hits

BPPT MASIH TERUS KAJI PENYEBAB TENGGELAMNYA KLM MARUTA JAYA

BPPT telah menerima laporan tenggelamnya kapal tersebut dari operator pada tanggal 8 Januari 2012 pukul 11.00 pagi, kata Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan BPPT, Samudro. Saat ditanya mengenai penyebab tenggelamnya kapal layar yang dibangun di PT. PAL dan mulai beroperasi secara resmi 20 Mei 1990 tersebut, Samudro belum dapat memberikan penjelasan secara detail. Penyebab tenggelamnya kapal Maruta Jaya ini belum jelas, pihak kami (BPPT) masih mengkaji lebih lanjut. Namun yang terpenting, secara teknis KLM Maruta Jaya layak operasional dan kondisinya stabil, jelasnya.

Pada saat menerima berita tersebut, kata Samudro, BPPT langsung mengirim tim ke lokasi. Saat ini, tim bekerjasama dengan pihak yang berwenang, terus mencari data faktor penyebab tenggelamnya kapal. BPPT juga berkoordinasi dengan pihak pelabuhan dan mengkaji segala kemungkinan termasuk upaya pengapungan dan memberdayakan kembali kapal sesuai rencana semula untuk menyelamatkan aset negara, tambahnya.

KLM Maruta Jaya-900 dikembangkan sebagai wahana pembuktian konsep (prove of concept) bahwa kapal berpenggerak layar yang dirancang desuai dengan kondisi alam setempat bisa menjadi teknologi alternatif untuk mengatasi kelangkaan dan mahalnya BBM.

Selanjutnya disampaikan, rencananya kapal ini akan masuk dok pada Januari 2012 hingga April 2012. Setelah selesai, kapal itu akan akan dioperasikan sebagai kapal latih para pemuda dan taruna laut serta diprogramkan akan mengikuti beberapa kegiatan bahari seperti Morotai Sail yang akan berlangsung bulan September 2012, ungkap Samudro yang saat itu didampingi oleh Iskendar, Sucipto dan Tri Sumastyo selaku anggota tim  KLM Maruta Jaya. (KYRAS/humas)