5531
Hits

BPPT Pamerkan Rumah Polimer Tanggap Darurat Bencana di Taman Mini

Administrator
12 Dec 2014
Layanan Info Publik


 
Pameran ini diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari sembilan peserta dari Kementerian dan Lembaga Pemerintah non Kementerian (termasuk di dalamnya BPPT), tujuh peserta dari Pemerintah Provinsi, 27 peserta dari Pemerintah Kabupaten, dan sisanya tiga peserta yang berasal dari mitra kerja strategis BNPP.
 
Dalam sambutan pembukaan pameran, Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Sekretaris BNPP Triyono Budi Sasongko mengatakan pameran terpadu ini dapat menjadi momentum baru sebagai gerakan bersama dalam mewujudkan perbatasan negara sekaligus pintu gerbang perdagangan dengan negara tetangga.
 
"Saya sangat mengapresiasi pameran ini karena menjadi ajang sosialisasi pengelolaan perbatasan negara dan membuka peluang usaha dengan membangun komunikasi dengan antar berbagai pihak. Dengan banyaknya bisnis-bisnis yang tumbuh di sekitar wilayah perbatasan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di perbatasan," ujar Triyono.
 
Dalam pameran ini, BPPT menampilkan beberapa teknologi, di antaranya bioetanol padat dari Balai Besar Teknologi Pati, rumah polimer ringan untuk tanggap darurat dari Balai Pengkajian Teknologi Polimer, rekayasa sistem smartgrid dari Bidang Rekayasa Sistem Teknologi Konversi dan Konservasi Energi.
 
Produk bioetanol padat menjadi primadona di ajang Pameran Terpadu Pengelolaan Perbatasan Negara 2014. Banyak pengunjung yang tertarik dengan kemampuan dari bahan bakar padat ramah lingkungan ini. Bioetanol padat merupakan bahan bakar habis pakai yang penggunaannya dibutuhkan sebagai substitusi bahan bakar lainnya. Manfaat utama dari produk ini adalah sebagai solusi bahan bakar alternatif pada kondisi darurat (bencana), daerah pelosok, hutan dan sebagainya.
 
Keunggulan dari produk bioetanol padat adalah sudah dikemas dalam kemasan kaleng dan kemasan isi ulang. Produk ini juga dapat disimpan dalam jangka waktu yang panjang apabila kemasannya ditutup rapat untuk menghindari penguapan.
 
Selain memamerkan bioetanol padat, BPPT juga menampilkan rumah polimer ringan untuk tanggap darurat yang berkonsep ringan dan knock down perpaduan antara komponen komposit sintetis dan bahan alam. Prototipe rancangan rumah tinggal ini merupakan solusi teknologi yang berbentuk artistik serta memiliki kelayakan teknis, baik pada komponen struktur utama, pendukung, interior, aksesoris bangunan dan sistem perakitannya.
 
Rancangan rumah tinggal tanggap darurat ini memanfaatkan serbuk dan serat alam yang sangat berlimpah sebagai material selulosik terbarukan yang direkayasa menjadi produk plywood komposit bahan bangunan pengganti kayu. (tw/SYRA/Humas)