272
Hits

BRIN Kembali Gelar Indonesia Electric Motor Show 2021

Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 kembali dihelat, setelah sebelumnya acara ini menjadi tonggak sejarah sebagai gelaran pameran kendaraan listrik pertama di Indonesia pada tahun 2019 lalu. IEMS 2021 yang diinisiasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini dapat dikunjungi oleh masyarakat umum pada tanggal 24-26 November dan berlokasi di Kawasan PUSPIPTEK, Serpong.

 

IEMS kali ini mengusung tema innovation for better future e-mobility. Tema ini dipilih karena masyarakat sudah mulai menerima kehadiran kendaraan listrik di Indonesia, hal ini turut didukung dengan data dari Gaikindo yang dikutip dari Bisnis.com. Realisasi total penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang semester pertama 2021 mencapai 1.900 unit, sedangkan pada tahun 2020 mencatat penjualan sebanyak 1.234 unit.

 

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam sambutannya mengatakan IEMS 2021 merupakan bentuk dukungan BRIN bersama stakeholders serta produsen kendaraan listrik & komponen pendukungnya untuk memacu inovasi dan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

 

"Meski perkembangan industri mobil listrik sudah berjalan cepat khususnya tiga tahun terakhir, namun untuk dapat mengejar perkembangan global maka BRIN akan fokus pada tiga teknologi kunci yaitu teknologi motor, teknologi baterai dan teknologi charging station," jelas Handoko.

 

Kesinambungan ekosistem dari kendaraan listrik khususnya ketiga teknologi di atas haruslah diimbangi dengan perhitungan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No 27 Tahun 2020 tentang Spesifikasi, Peta Jalan Pengembangan, dan Ketentuan Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

 

"Perhitungan TKDN jelas harus masuk dalam ekosistem KBLBB. Periset kita harus bekerja keras untuk menjawab bottleneck ketiga teknologi kunci ini, sehingga tercipta kendaraan listrik dengan TKDN yang tinggi," ungkapnya.

 

Handoko pun mengatakan pada akhir tahun depan Kawasan PUSPIPTEK akan didominasi oleh kendaraan listrik, dan kawasan BRIN lainnya menyusul.

 

“Tidak hanya di PUSPIPTEK, namun juga di Kawasan Cibinong bahkan di seluruh kebun raya yang berada dalam manajemen BRIN. Semuanya akan menggunakan KBLBB,” tegasnya.

 

Dirinya menambahkan penerapan KBLBB di 45 lokasi kebun raya yang ada di seluruh Indonesia akan menciptakan captive market tersendiri bagi kendaraan listrik, sehingga pelaku usaha industri ini dapat tumbuh secara riil.

 

“Semoga IEMS 2021 dapat berkontribusi bagi perkembangan KBLBB dan menginspirasi para generasi muda untuk dapat menjadi periset-periset handal masa depan Indonesia,” pungkas Handoko.

 

Dalam kesempatan yang sama Kepala Staf Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko mengatakan Pemerintah berupaya mewujudkan initial market kendaraan listrik, dengan mendorong penggunaan KBLBB di pemerintahan. Hal ini juga ditambah dengan dukungan riset dan inovasi yang akan mengkolaborasikan berbagai stakeholders.

 

“Dukungan riset dan inovasi sangat penting untuk memastikan Indonesia bukan hanya menjadi market. BRIN sendiri sudah membuka diri untuk berkolaborasi baik dari universitas hingga pihak industri. Fokus riset dan inovasi ini haruslah kepada kebutuhan komponen kendaraan listrik. Ini yang harus kita kejar untuk mewujudkan kendaraan listrik buatan Indonesia,” tegasnya.

 

Moeldoko mengatakan acara IEMS 2021 memberikan stimulus atau sengatan bagi Indonesia untuk berjuang lebih cepat menuju elektrifikasi kendaraan listrik. 

 

“Transisi kendaraan listrik tidak bisa ditunda-tunda lagi. Kalau tidak sekarang, kapan lagi?” tutupnya.

 

Sebagai informasi IEMS 2021 dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pengunjung dapat mengunjungi area pameran, mengikuti talk show dan presentasi produk, hingga test drive kendaraan listrik di Kawasan PUSPIPTEK Serpong. Bagi yang tidak bisa hadir secara langsung, pengunjung dapat mengakses pameran virtual IEMS 2021 di laman https://electricmotor.id/

 

IEMS 2021 juga didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; Kementerian Perhubungan; Kementerian Perindustrian, Dewan Energi Nasional; PT PLN (Persero); PT Pertamina (Persero)PT LEN Industri (Persero); PT. Wijaya Karya Industri Manufaktur (WIMA) serta melibatkan sejumlah produsen kendaraan listrik, Perguruan Tinggi serta Komunitas pegiat kendaraan listrik. (BRIN-SAS)