17186
Hits

CADANGAN PANAS BUMI DI INDONESIA DAPAT MENGHASILKAN 27.000 MEGAWATT

‚Energi panas bumi adalah satu dari sekian banyak energi alternatif lainnya yang dapat dimanfaatkan. Energi panas bumi ini terbentuk dari aliran air dalam bumi yang terpanaskan oleh magma sehingga menghasilkan panas‚, jelas Chief Engineering PTKKE BPPT Suyanto (10/11).

Menurutnya, keunggulan energi panas bumi merupakan energi terbarukan yang paling potensial dan dapat dikembangkan secara ekonomis. Selain ramah lingkungan, dengan emisi gas buang yang sangat kecil, energi panas bumi juga sangat sesuai sebagai substitusi BBM.

Lebih lanjut Suyanto mengatakan bahwa ciri-ciri daerah yang memiliki sumber potensi panas bumi diantaranya memiliki sumber air panas dan lubang yang mengeluarkan uap secara konstan. ‚Daerah yang memiliki potensi panas bumi identik dengan daerah pertemuan dua lempengan. Di Indonesia, potensi terbesar panas bumi berada di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera,‚ ungkapnya. Data dari Pertamina Geothermal Energy menyebutkan bahwa cadangan potensi panas bumi di Indonesia dapat menghasilkan sekitar 27.000 megawatt, sedangkan yang sudah dipergunakan baru berjumlah 1.179 megawatt.

‚Sesuai dengan tugasnya, PTKKE BPPT berkonsentrasi pada pembangkit listrik yang berskala kecil, terutama untuk daerah yang memang belum terdapat jaringan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN)‚, kata Suyanto.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP), selain bisa digunakan sebagai penghasil listrik atau indirect use, juga berfungsi dalam direct use, antara lain untuk sektor agroindustri dan sektor pariwisata. ‚Khusus untuk PLTP di Kamojang, selain untuk menghasilkan listrik, PTKKE juga memanfaatkan untuk proses pengeringan jamur‚, ujarnya lebih lanjut.

PTKKE telah melakukan project diantaranya pada PLTP Kamojang, PLTP Darajat, PLTP Lahendong, dan PLTP Gunung Salak. ‚Perkembangan PLTP di Indonesia saat ini sudah bagus, SDM yang dipakai hampir 100%, hanya saja untuk komponen seperti turbin masih harus didatangkan dari luar. Diharapkan, dengan memanfaatkan energi panas bumi ini, dapat mendorong terciptanya desa mandiri energi, serta dapat mendorong para investor, terutama industri lokal untuk mengembangkan potensi energi panas bumi‚, tuturnya. (YRA/humas)