303
Hits

IEMS 2021: Menhub Concern Temukan Solusi Charging Time KBLBB.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi membuka hari kedua Indonesia Electric Motor Show 2021 yang rencananya akan diselenggarakan hingga besok Jumat (26/11) di PUSPIPTEK, Serpong.

Menteri Budi mengatakan concern terbesar kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) saat ini adalah waktu/durasi pengisian baterai.

Faktor jarak tempuh serta ketersedian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) menjadi salah satu faktor vital yang menunjang sektor transportasi, khususnya dalam skala masif.

"Kita perlu segera menyiapkan SPKLU yang ramah lingkungan seiring dengan roadmap percepatan penggunaan kendaraan listrik sesuai dengan Perpres Nomor 55 Tahun 2019," ungkapnya.

Dirinya menambahkan saat ini pihaknya telah berupaya memberikan alternatif metode battery swap (tukar baterai) untuk mengatasi jarak tempuh dan waktu pengisian baterai.

"Saya mengajak seluruh kementerian/lembaga, Perindustirian , PLN, serta pelaku usaha untuk mendukung langkah percepatan penerapan kendaraan listrik yang dikoordinir oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, " imbuhnya.

Menteri Budi juga menegaskan bahwa sektor transportasi merupakan pengguna energi terbesar sejak tahun 2013 diikuti oleh sektor industri. Data ini didapat dari Handbook of Energy and Economic Statistic of Indonesia 2020 yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral.

"Tingginya penggunaan energi ini pun turut menyumbang emisi gas rumah kaca dan kita harus memulai untuk menurunkannya, dengan cara beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak ke KBLBB, terangnya.

Acara IEMS 2021, menurut Budi, merupakan langkah yang tepat untuk terus memasyarakatkan KBLBB kepada stakeholders.

"Selamat dengan terselenggaranya IEMS 2021. Semoga semakin banyak pihak yang mengikuti langkah Kementerian Perhubungan untuk menggunakan KBLBB sebagai kendaraan dinas dan operasional," pungkasnya.

Hari Kedua IEMS 2021 turut menghadirkan para pembicara ekosistem KBLBB khususnya teknologi kunci SPKLU, mulai dari PT Pertamina, PT PLN, PT LEN, dan pihak regulator mulai dari Kemenkomarves, dan Kementerian Perhubungan.

Selain itu virtual conference ini juga dihadiri dari lembaga riset, universitas, serta industri dalam membahas pengembangan inovasi KBLBB di Indonesia.

Virtual conference ini dapat disaksikan di laman Youtube BRIN Indonesia.

Sebagai informasi IEMS 2021 dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pengunjung dapat mengunjungi area pameran, mengikuti talk show dan presentasi produk, hingga test drive kendaraan listrik di Kawasan PUSPIPTEK Serpong. Bagi yang tidak bisa hadir secara langsung, pengunjung dapat mengakses pameran virtual IEMS 2021 di laman https://electricmotor.id/. 

IEMS 2021 juga didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; Kementerian Perhubungan; Kementerian Perindustrian, Dewan Energi Nasional; PT PLN (Persero); PT Pertamina (Persero)PT LEN Industri (Persero); PT. Wijaya Karya Industri Manufaktur (WIMA) serta melibatkan sejumlah produsen kendaraan listrik, Perguruan Tinggi serta Komunitas pegiat kendaraan listrik. (BRIN-SAS)