7393
Hits

INOVASI AWARD 2011, DORONG KREATIVITAS KEINOVASIAN DI INDONESIA

Administrator
01 Dec 2011
Kebijakan Teknologi

 

Dalam sambutannya Kepala BPPT, Marzan A Iskandar menyampaikan pentingnya penyelenggaraan Apresiasi Inovasi Indonesia sebagai salah satu upaya BPPT dalam mendorong seluruh elemen bangsa dalam penguatan sistem inovasi, terutama dalam meningkatkan kapasitas inovatif, khususnya dalam meningkatkan budaya inovasi. Di era pengetahuan dewasa ini, peningkatan daya saing dan kohesi sosial menjadi tumpuan bagi perwujudan kesejahteraan masyarakat yang semakin tinggi. Sistem inovasi sangat menentukan daya saing bangsa. Karena itu diharapkan melalui upaya penyelenggaraan apresiasi inovasi ini dapat mendorong perkembangan sistem inovasi di seluruh wilayah nusantara, tegasnya.

Mengamini pernyataan Kepala BPPT, Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng menyatakan pentingnya peran teknologi dan inovasi dalam kemajuan suatu bangsa, selain juga peran sumberdaya manusia yang handal didalamnya. Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi pemberian penghargaan inovasi Indonesia ini. Ekonomi kreatif dan inovasi teknologi harus berperan besar dalam pembangunan dan sumberdaya yang memegang peranan besar didalamnya adalah pemuda. Karena itu tepatlah jika dalam apresiasi ini juga kita berikan penghargaan kepada para inovator muda, ungkapnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang berupaya merubah arah pembangunan ekonomi dari yang berdasar pada keunggulan komparatif sumberdaya alam menjadi berdasar pada keunggulan kompetitif. Dalam hal ini mau tidak mau harus dengan jalan inovasi sehingga produk dalam negeri dapat bersaing dengan produk dari negara lain.

Selain itu, lanjutnya, dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang baru saja dicanangkan pemerintah, menunjukkan juga peran penting ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan dan peningkatan daya saing bangsa. Dalam upaya mencapai daya saing yang tinggi, sistem inovasi menjadi faktor penentu. Selain melakukan upaya penguatan SIN, juga perlu dilakukan penguatan Sistem Inovasi Daerah (SID) dengan melihat potensi dan kebutuhan daerahnya. Dan penyelenggaraan Apresiasi Inovasi Indonesia ini menjadi sangat relevan dan sangat penting dalam konteks penguatan SIN maupun SID, jelasnya.

Dari kategori Technopreneurship Award, penghargaan terhadap sub kategori inovasi pemuda diberikan kepada M. Alif Fauzi dengan inovasi aplikasi U-antri, Elita dengan inovasi alat destilator asap cair penghasil kadar phenol tinggi, Rahmi Khamsita dengan karya inovasi bedak tabur antibakterial secang, Dwi Puji Astuti dengan karya inovasi NASA plus (nugget sayur), serta Raymond dengan karya inovasi Head Controller Wheelchair.

Untuk sub kategori UKM pemula award diberikan pada PT. Sumosor IT, PT. Fin Komodo Teknologi dan Dian Batik. Sub kategori PI UMKM existing inovatif award diberikan pada PT. Agaricus Sido Makmur Sentosa, ED Alloycasting Production C-MAXI dan UD.Sumber Rejeki. Kemudian sub kategori PI UMKM diberikan pada Cimahi Creative Association, LPM UNPAS dan Pusat Inkubator Bisnis IKOPIN.

Apresiasi Produk Ramah Lingkungan (Greennovation Award) diberikan kepada tiga inovasi yang mendukung pelestarian lingkungan, clean production, penanggulangan masalah pencemaran. Produk ramah lingkungan tersebut adalah kompor bahan Bakar Organik dari Cimahi, pengelolaan sampah rumah tangga dengan sistem tabungan sampah di bank sampah gemah ripah dari Bantul dan intensifikasi terintegrasi produksi pupuk vermikompos kaya unsur sebagai pakan ikan serta obat alternatif dalam satu kesatuan proses hara dan budidaya cacing Lumbricus rubellus dari Gunung Kidul.

Kategori daerah berinovasi dimenangkan oleh Kota Yogyakarta, Kab. Blitar, Kota Cimahi, Kota Pekalongan, dan Kab. Banyumas. Sementara untuk apresiasi kepada kepala daerah yang berkomitmen, memiliki leadership dan berprestasi mendorong sistem inovasi dan reformasi birokrasi secara inovatif diberikan kepada Walikota Pekalongan, H.M. Basyir Achmad, Walikota Cimahi, H.M. Itoc Tochija, Bupati Bangli, Made Gianyar, Bupati Kep. Anambas, T. Mukhtaruddin dan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto.

Pada kesempatan tersebut telah dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara BPPT dan Kabupaten Samosir, Provinsi Kalimantan Tengah, dan Kabupaten Blitar. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputi Kepala BPPT Bidang PKT, Tatang A Taufik dengan masing-masing Kepala Daerah. (SYRA/humas)