7078
Hits

Menuju Indonesia Cerdas Melalui Energi Baru Terbarukan

Administrator
08 Jul 2021
Layanan Info Publik

Menurut data dari PLN, pertumbuhan konsumsi listrik di luar wilayah pulau Jawa mengalami kenaikan sampai 11% sedangkan pertumbuhan infrastrukturnya kurang dari 6%, kata Kepala BPPT Hammam Riza di acara webinar HUT ke-6 Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI) (07/07).

 

Lebih lanjut dikatakan, karenanya ketidaksimetrisan antara pertumbuhan konsumsi dan infrastruktur ini yang menyebabkan banyak wilayah di Indonesia mengalami krisis energi. Untuk itu, solusi jangka pendek yang telah dilakukan adalah dengan memanfaatkan potensi sumber energi baru dan terbarukan secara lokal.

 

Untuk dapat mempercepat peningkatan kapasitas listrik pada daerah-daerah yang membutuhkan yakni melalui memanfaatkan potensi sumber energi baru dan terbarukan, selain karena dampak yang buruk terhadap lingkungan pembangunan dari pembangkit listrik tenaga uap seharus dapat dikurangi.

 

Hammam menyebut, ini menjadi perhatian kita di dalam memenuhi seluruh kebutuhan supply dari energi listrik namun tidak semua pembangkit listrik energi baru dan terbarukan ini menghasilkan listrik.

 

BPPT melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi memberikan dukungan dalam pengkajian dan penerapan teknologi sebagai solusi menuju Indonesia cerdas. Semoga dapat terus meningkatkan kiprahnya menjadi negara yang maju mandiri adil dan makmur berbasis pada ilmu pengetahuan, pungkasnya.

 

Sementara, Ketua PJCI Eddie Widiono mengatakan, PJCI dengan visi untuk menjadi model terpercaya dalam upaya untuk menerapkan teknologi maju dalam bidang energi dan teknologi informasi menuju Indonesia cerdas mempunyai 5 misi.

 

Pertama, memulai suatu institusi teknologi atau regulasi, teknologi pendidikan serta berwiraswasta. Kedua menurutnya yang diperlukan guna membangun jaringan cerdas di Indonesia yakni melalui kerjasama diantara para intelektual, praktisi serta para pejabat Pemerintah agar dapat membangun konsep Indonesia cerdas yang memungkinkan manifestasi Indonesia.

 

Kemudian ketiga yakni memastikan bahwa konsep smart grid Indonesia itu menjadi suatu fondasi dasar yang kokoh untuk penggunaan teknologi-teknologi maju tanpa ketergantungan pada negara lain.

 

Serta yang terakhir untuk memastikan bahwa konsep jaringan Indonesia ini diterapkan sejalan dengan tujuan Indonesia guna membangun kehidupan cerdas, kota cerdas dan Indonesia cerdas adalah dengan memulai upaya mensosialisasikan jaringan cerdas sebagai suatu konsep dalam memperoleh dukungan masyarakat yang diharapkan dapat akselerasi, jelasnya.

 

Sebagai informasi, webinar ini bertujuan untuk mempromosikan kepedulian terhadap pengembangan dan penggunaan energi terbarukan melalui partisipasi aktif masyarakat di Indonesia secara umum dan stakeholder serta komunitas serta institusi Litbang, pendidikan, pers, LSM atau kelompok masyarakat tertentu lainnya di Indonesia. (Humas BPPT)