29267
Hits

ONE DAY WORKSHOP PROSPECT OF FLOATING STRUCTURE TECHNOLOGY TO UTILIZE AN OCEAN SPACE EFFECTIVELY

Dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang TIRBR, Dr.-Ing. Surjatin Wiriadidjaja, seminar tersebut dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Deputi TIRBR dan lingkungan BPPT lainnya, serta para peserta seminar umum. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya seminar ini adalah disamping memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jepang, juga untuk terpromosikannya penelitian di Indonesia.

General Affairs Division, Akihiro Ban, wakil dari Ministry of Land , Transport and Tourism mengatakan dalam keterangannya bahwa proyek mega floating ini telah dimulai oleh Pemerintah Jepang sejak tahun 2003 silam. Faktor keamanan, ekonomi dan pengaruhnya terhadap lingkungan adalah tiga faktor yang harus dipenuhi dalam proyek ini. Mega floating adalah struktur yang sangat besar, yang dapat terapungi air, selain itu mega floating ini sengaja dibuat sebagai solusi dari keterbatasan tanah.

Pada sesi berikutnya, wakil dari Shipbuilding Research Center of Japan, Chiaki Sato, memberikan paparan tentang studi kelayakan dari mega floating di Indonesia. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa kelebihan dari struktur ini diantaranya adalah mudah untuk dimodifikasi dan dipindahtempatkan. Pembuatan terminal kontainer terapung dan terminal kargo terapung adalah proyek yang sekiranya layak dibuat di Indonesia, tambahnya.

Di akhir acara, Deputi Bidang TIRBR mengatakan bahwa Indonesia harus dapat mengembangkan teknologi sendiri, sesuai dengan karakteristik alam dari masing-masing daerah, dan BPPT bertanggung jawab dalam memajukan kualitas industri lokal. (YK/humas)