7138
Hits

PAMERAN INOVASI INDONESIA 2011, PERKENALKAN POTENSI INOVASI PADA MASYARAKAT

Administrator
21 Nov 2011
Kebijakan Teknologi

Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT), Tatang A Taufik, pada saat pembukaan pameran menyampaikan bahwa pameran inovasi yang diadakan tersebut merupakan bagian kecil dari upaya menunjukan kepada masyarakat bahwa ternyata ada potesi inovasi yang cukup besar di Indonesia. Acara ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada mereka yang dinilai berkomitmen dan berprestasi dalam mendorong kreatifitas keinovasian di Indonesia. Karena sebenarnya potensi inovasi bisa didorong dari berbagai dimensi, baik itu dimensi teknis ataupun teknososial. Ini juga merupakan salah satu komitmen BPPT dalam memperkuat sistem inovasi di daerah. Karena sistem inovasi nasional tidak mungkin akan kuat kalo tidak ada sistem inovasi daerah yang kuat, katanya pada acara pembukaan pameran inovasi Indonesia di Jakarta, Rabu (16/11).

Senada dengan Tatang, Kepala BPPT, Marzan A Iskandar juga mengatakan bahwa event tersebut diadakan untuk pengembangan inovasi masyarakat dalam bidang teknologi. Ada 14 stand yang menampilkan teknologi terkini. Selain itu sebagai bagian dari rangkaian apresiasi inovasi Indonesia 2011 juga akan dibagikan beberapa penghargaan kepada berbagai pihak yang memiliki jasa dan peran dalam rangka memperkuat Sistem Inovasi Nasional (SIN) pada tingkat daerah dengan menghasilkan produk yang berinovasi, jelasnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Tatang bahwa untuk apresiasi, tahun ini akan diberikan apresiasi kepada daerah otonom yang dinilai menunjukkan upaya reformasi diri menjadi daerah otonom yang berkomitmen dalam mendorong kreatifitas keinovasian di Indonesia. Katagori lain diberikan kepada kepala daera yaitu bupati dan walikota. Sementara untuk kategori ke 3 yaitu kategori teknoprener  diberikan kepada mereka yang memberikan layanan kepada usaha UKM, dan kategori terakhir adalah produk atau sistem  yang kita nilai mendukung produk ramah lingkungan. Direncanakan acara puncak penyerahan Penganugerahan Apresiasi Inovasi Indonesia akan diadakan pada Rabu, 30 November 2011 mendatang di BPPT.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Deputi Menristek bidang Pendayagunaan IPTEK, Idwan Suhardi, mengatakan awal dari sebuah inovasi itu adalah penemuan (invention). Salah satu caranya yaitu melalui teknologi berbasis budaya. Teknologi berbasis budaya bisa menciptakan inovasi teknologi jika diteruskan dengan penelitian seperti ditemukannya batik Fraktal. Jika sebuah inovasi kita tunjukkan di hadapan dunia, maka akan muncul produk kreatif yang bisa dikomersialisasikan yang terpenting adalah gencarnya upaya diseminasi inovasi Indonesia yang masih berupa embrio ini, sehingga replikasinya bisa terus menyebar hingga ke daerah. Pemuda dan mahasiswa juga harus terus terlibat terus dalam mengembangkan inovasi, katanya.

Pameran yang akan berlangsung selama lima hari hingga 20 November mendatang tersebut diramaikan diantaranya oleh Head Controller Wheelchair atau kursi roda yang mampu digerakan dengan pergerakan kepala, alat hemat listrik, robotik, batik serta berbagai inovasi lainnya. Selain pameran dan penyerahan penghargaan, dalam acara tersebut diadakan workshop dan Technopreneurship Camp. Para peserta pameran antara lain Djarum Black Inovasion, PT. Timah Persero, Kabupaten Toba Samosir, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Serang, Advokasi Penyandang Cacat Indonesia, Universitas Bina Nusantara, Universitas Tarumanegara, Organisasi Robot Indonesia, Balai Inkubator Teknologi, dan Business Innovation Center. (SYRA/humas)