4915
Hits

Penerapan KGS Dalam Mendukung Penegakan Keputusan Diagnosis Penyakit Berdasarkan Gejala Klinis

Administrator
29 Aug 2020
Kebijakan Teknologi

Integrasi lintas disiplin dalam ekosistem solusi adalah salah satu potensi utama yang dikembangkan oleh Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Pandemi Covid-19 (TFRIC-19) yang diorkestrasi BPPT. Salah satu langkah kongkretnya adalah dengan merancang program yang mengacu kepada pesatnya kemajuan dalam ranah Kecerdasan Artifisial (KA) dan semakin terstrukturnya data kesehatan, termasuk data klinis, epidemiologis, serta faktor kerentanan dapat melahirkan pendekatan sistem analisis dan penunjang pengambilan keputusan yang memiliki tingkat akurasi tinggi.

 

Kali ini TFRIC-19 menggelar webinar dengan tema Penerapan Knowledge Growing System dalam Mendukung Penegakan Keputusan Diagnosis Penyakit Berdasarkan Gejala Klinis, dengan menghadirkan narasumber yakni inventor Knowledge Growing System Arwin Datumaya Wahyudi Sumari yang juga anggota sub TF-3/TNI AU/ Polinema (29/08).

 

Arwin mengatakan bahwa sistem pencitraan medis yang berbasis KA untuk membantu para dokter dalam penegakan diagnosis Covid-19 atau Non Covid bukan untuk menggantikan peran dokter dalam menentukan data gejala klinis, analisa dan diagnosa namun tetap sepenuhnya ditentukan oleh manusia dalam menentukan hasilnya.

 

Dalam hal ini menurut Arwin, konsep pertumbuhan pengetahuan terdiri dari kemampuan otak dalam menumbuhkan pengetahuan sebagai hasil dari berpikir / kognitif merupakan salah satu bentuk kecerdasan alami yang dapat dimodelkan guna memperlajari pembangunan kognitif manusia dan pertumbuhan pengetahuan merupakan suatu proses yang berlangsung dalam system ketika melakukan fungsi informasi guna menumbuhkan pengetahuan baru.

 

Penelitian dan inovasi teknologi sesungguhnya menjadi pemberian solusi bagi permasalahan manusia diberbagai bidang. Rasa keingintahuan yang tiada batas pada manusia kemudian mengarah kepada teknologi untuk menirukan cara berpikir mereka sendiri atau kecerdasan artificial.

 

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan adalah sebuah bidang keilmuan yang mengimplementasikan metode dan teknik pada mesin agar dapat menirukan kecerdasan manusia dalam membuat keputusan atau melakukan sebuah aksi. Mesin tersebut berupa sistem komputer atau robot intelegensi ujarnya.

 

Diharapkan webinar ini dapat menghasilkan rangkuman data dan bisa membantu para medis dalam mendampingi untuk menetapkan diagnosis yang digunakan dalam penerapannya menggunakan kecerdasan buatan sehingga dapat memberikan kontribusi dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. (Humas BPPT)