6196
Hits

PKS Dengan BPPT, Bupati Bantaeng: Alhamdulillah Daerah Kami Telah Banyak Berubah

 

"Hari ini kita akan melakukan sembilan Perjanjian Kerja Sama, diantaranya tentang Teknologi Produksi Benih Tanaman dan Ternak, Implementasi Slow Release Fertilizer dan Aplikasi Teknologi Kultur Ex-Vitro untuk Perbanyakan Benih Tanaman Satoimo," ucap Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT sekaligus ketua panitia acara, Arief Arianto, Rabu (12/04).

 

Ia menambahkan, dari awal dimulainya Program Teknopark Bantaeng, baik BPPT maupun Kabupaten Bantaeng sama-sama mentargetkan di tahun 2019 nanti, Teknopark Bantaeng sudah terwujud dan berfungsi. "Kami berharap semangat kita terus terjaga," imbuh Arief.

 

Semangat yang sama juga diucap Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah usai menyaksikan penandatanganan. Menurutnya, berkat pendampingan dari BPPT, Kabupaten Bantaeng telah banyak berubah.

 

"Alhamdulillah banyak capaian yang telah kami raih. Di tahun 2019 nanti Teknopark Bantaeng bukan hanya sudah terwujud, tapi sudah settle. Fokus kami memang pada benih, dan ini sangat sesuai dengan keberadaan Teknopark," jelas Nurdin

 

Menurutnya, saat ini Kabupaten Bantaeng bahkan sudah dalam fase menularkan keberhasilan ke daerah lain. Seperti yang sekarang sedang dilakukan dengan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. 

 

"Saya melihat teknologi BPPT juga dapat dimanfaatkan disana, karena banyak sekali inovasi teknologi BPPT yang telah kami rasakan. Misalnya saja untuk pengembangan benih talas. Sekarang kami telah berhasil mengekspor 100 ton per minggu ke Jepang. Sementara kebutuhan Jepang itu 3000 ton per bulan," paparnya.

 

Nurdin juga kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam pengembangan Teknopark. "Kami konsisten dengan program ini. Program ini dirancang by system, bukan by person. Jadi siapa pun pemimpin Bantaeng nanti, program ini akan terus berjalan. Insha Allah," pungkas Nurdin. (Humas/HMP)

 

Pewarta dan Editor: ywap

 

Lihat foto kegiatan disini