8230
Hits

PKT BPPT ADAKAN FGD PENGEMBANGAN SKEMA PEMBIAYAAN WIRAUSAHA BERBASIS TEKNOLOGI

Administrator
19 Jul 2010
Kebijakan Teknologi

{rokbox}images/stories/fgdjarot.jpg{/rokbox}

FGD Seri dua merupakan salah satu kegiatan yang ada pada Kajian Pengembangan Skema Pembiayaan Wirausaha Baru Berbasis Teknologi di Pusat Pengkajian Kebijakan Difusi Teknologi PKT, BPPT. Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan kegiatan tahun 2009 yang embrionya sudah dimulai sejak tahun 2000 yang dilakukan oleh PKT bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi.

Lebih lanjut Tatang menjelaskan bahwa pengembangan PPBT di Indonesia sebetulnya bukan upaya baru. Inisiatif ini muncul seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengembangan Industri Berbasis Teknologi (IBT) untuk meningkatkan daya saing nasional menghadapi era globalisasi. ‚IBT merupakan sektor industri yang perkembangannya didasarkan pada inovasi, kreativitas dan kapasitas teknologi. Suatu industri dikelompokkan sebagai IBT bila proporsi pekerja litbangnya atau pekerja yang melakukan aktivitas litbangnya minimal sebesar 10% dari keseluruhan SDM perusahaan dalam industri tersebut‚.

Elemen penting pengembangan PPBT, menurut Tatang, adalah tersedianya skema pembiayaan sebagai alternatif akses sumber permodalan yang sangat menentukan bagi keberhasilan usaha baru. PPBT menghadapi resiko cukup besar dalam pengembangannya, meliputi jaminan tersedianya pangsa pasar bagi produk inovasi yang akan dikomersialkan. Selain itu, PPBT juga memerlukan investasi dengan jangka waktu pengembalian yang cukup lama karena sebagian besar pelaku bisnisnya adalah perusahaan pemula yang belum memiliki track record dan kemampuan manajemen pengembangan bisnis yang meyakinkan. Aset fisik yang dimiliki PPBNT pun tidak memadai untuk dijadikan kolateral.

‚Sampai saat ini, skema pembiayaan di Indonesia yang secara khusus ditujukan untuk PPBT masih belum ada. Meskipun demikian, beberapa negara telah menggunakan skema pembiayaan modal ventura sebagai solusinya. Modal ventura merupakan suatu dana usaha dalam bentuk saham atau pinjaman yang bisa dialihkan menjadi saham‚, jelas Tatang.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pusat Pengkajian Kebijakan Difusi Teknologi BPPT, Derry Pantjadarma mengharapkan agar kegiatan tersebut akan dapat menumbuhkembangkan PPBT yang siap untuk menjadi entrepreneur sejati. ‚Tindak lanjut dari FGD ini adalah diskusi dengan stakeholder untuk mempertajam naskah akademik yang akan disusun‚. (Jarot/PPID/humas)