• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT : Dorong Daya Saing Melalui Peningkatan Inovasi Teknologi

Berbicara tentang inovasi dan teknologi jika mengacu pada UU 18 tahun 2002 yang saat ini sedang dilakukan revisi, adalah dua hal yang sebenarnya sulit untuk dipisahkan.Teknologi adalah cara atau metode serta proses atau produk yang dihasilkan dari penerapan dan pemanfaatan berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang menghasilkan nilai bagi pemenuhan kebutuhan, kelangsungan, dan peningkatan mutu kehidupan manusia. Sementara inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan dan/atau perekayasaan yang menghasilkan kebaruan yang diterapkan dan bermanfaat secara komersial, ekonomi dan atau sosial budaya.

Demikian dikatakan Deputi Kepala BPPT Bidang PKT Gatot Dwianto dalam sambutannya yang mewakili Kepala BPPT pada acara Workshop Nasional Sistem Inovasi Daerah: Mendorong Daya Saing Melalui Peningkatan Inovasi Teknologi di BPPT. (29/11).



Pencapaian kemandirian dan daya saing sebuah bangsa menurut Gatot, harus diawali dengan penciptaan prakondisi yang kondusif agar dapat menjamin kelancaran ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi sebagai dasar peningkatan iklim inovasi secara holistik.


Untuk itulah, upaya menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuh kembangnya inovasi yang dapat mendorong daya saing harus terus digelorakan dan diberikan ruang yang luas baik di pusat dan terutama di daerah, ungkap Gatot.


Gatot menilai pertemuan dalam workshop ini menjadi semakin penting untuk mempersiapkan kerja sama sinergis di tahun 2017 dan berikutnya. Khususnya untuk saling mengenal ruang lingkup serta kewenangan yang diemban masing-masing instansi berkenaan dengan inovasi untuk mencapai daya saing.


BPPT membuka diri untuk bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga pusat, perguruan tinggi, pemerintah daerah dan industri dalam pengembangan inovasi dan pemanfaatan layanan teknologi yang dapat mempercepat tercapainya daya saing di berbagai bidang, tutup Gatot.


Sementara itu Direktur PTID BPPT Atang Sulaeman dalam paparannya mengatakan, mengenai daya saing, kami melihat bahwa daya saing itu merupakan sebuah akumulasi dari tahapan-tahapan peningkatan kapasitas. Apabila kita bicara tentang daya saing daerah tidak akan terjadi apabila disana tidak ada daya saing industrinya.


“Kemudian daya saing industri tidak akan terjadi bila disana tidak ada daya saing perusahaan, dan daya saing perusahaan itu dicerminkan dengan daya saing produk. Berbicara mengenai daya saing adalah bagaimana kita meningkatkan produk unggulan dari sebuah entitas dalam hal ini adalah sebuah daerah”, tutur Atang.


Acara tersebut dihadiri sekitar 150 peserta terdiri dari perwakilan kementerian dan lembaga, badan litbangyasa provinsi, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota. Hadir juga pada acara tersebut Ophirtus Sumule Direktur Sistem Inovasi Kemenristek Dikti, Mohammad Noval Kepala Bagian Perencanaan Badan Litbang Kemendagri, Zulkieflimansyah Anggota Komisi VII DPR RI, Yanuar Nugroho Deputi II KSP, Tatang A Taufik dari BPPT, Syahrul Syarif Kepala Bappeda Pelalawan dan Idwan Soehardi. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT