Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Kepala BPPT: Industri Harus Tingkatkan Litbangyasa Untuk Ciptakan Daya Saing

Dalam upaya meningkatkan pelayanan teknologi kepada industri dan mitra pengguna tersebut, maka Pusat Pelayanan Teknologi/BPPT Enjiniring (BE) mengadakan acara “Customer Gathering BPPT 2014” yang merupakan salah bentuk forum silaturahmi kepada para mitra kerjasama yang selama ini telah bekerjasama dengan BPPT dan promosi kepada calon mitra kerjasama.

Kepala BPPT Marzan A. Iskandar, mengatakan acara gathering ini bertujuan untuk lebih mempromosikan lagi kerjasama antara BPPT dengan para mitra-mitranya, baik mitra industri maupun mitra-mitra lainnya termasuk pemerintah daerah.

"Kenapa ini dilakukan? Karena kegiatan litbangyasa itu seharusnya diselenggarakan bersama antara lembaga riset, industri, dan pemerintah. Kegiatan seperti ini belum terlalu banyak di Indonesia, oleh karena itu BPPT mempromosikan kerjasama ini untuk mendorong supaya industri memberikan porsi litbangyasa kepada BPPT," kata Marzan, di acara "Customer Gathering BPPT 2014", di Gedung BPPT, Jakarta, (24/4).

Marzan menuturkan, kegiatan litbangyasa penting dilakukan agar industri bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah lebih besar dan mapan serta sudah memiliki kegiatan riset dan pengembangan. Sementara, jika industri kita tidak memiliki kegiatan litbangyasa tentu tidak akan dapat bersaing.

"Oleh karena itu kegiatan Customer Gathering BPPT 2014 adalah salah satu upaya BPPT mempromosikan dan mengajak industri, pemerintah daerah, dan mitra-mitra bppt, untuk bersama-sama bahu-membahu dengan memanfaatkan kemampuan BPPT dalam kegiatan litbangyasa. Dengan demikian, diharapkan BPPT akan mampu memberikan dukungan terhadap daya saing industri di tanah air," ujar Marzan.
 
BE Terus Tingkatkan Pelayanan

Di tempat yang sama, Kepala BPPT Enjiniring (BE) YBS. Sananugraha, mengungkapkan sampai saat ini jumlah mitra yang telah bekerjasama dengan BE adalah sebanyak 117 mitra, yang terdiri dari 24 mitra asing, 24 mitra BUMN, 31 mitra pemerintah, 38 mitra industri/swasta.

"Sedangkan untuk jumlah kontrak kerjasama adalah sebanyak 295 kontrak kegiatan dengan total nilai kontrak sebesar Rp.373.772.681.812 Sedangkan royalti yang diterima mulai tahun 2012 melalui BE pada tahun 2013 adalah sebesar Rp.1.500.102.500, dimana penerimaan royalti tersebut berasal dari 2 Paten BPPT yang telah digunakan oleh 2 mitra kerjasama yaitu PT INTI dan PT Tiga Pilar Sejahtera," kata Sananugraha.

Sananugraha juga menyampaikan, dalam upaya memacu kesiapan teknologi produk litbangyasa dan meningkatkan jumlah teknologi yang dimanfaatkan oleh industri dan pelaku usaha, BPPT selalu berusaha merangkul para pengguna teknologi baik pengguna komersial (industri) maupun pengguna akhir (masyarakat) sebagai mitra kerjasama.

"BPPT secara konsisten akan terus mengembangkan berbagai produk unggulan dan inovatif melalui program pengkajian dan penerapan teknologi yang terfokuskan pada 13 bidang teknologi, yaitu teknologi, pangan, kesehatan, kelistrikan, bahan bakar, informasi dan komunikasi, transportasi, pertahanan dan keamanan, material, permesinan, kebencanaan, lingkungan serta sistem inovasi," jelas Sananugraha.

Sebagai Badan Layanan Umum (BLU), BE berupaya terus meningkatkan pelayanan teknologi kepada mitra kerjasama dan berkoordinasi dengan internal unit-unit teknis di lingkungan BPPT. Buktinya, saat ini, BE sudah mengantongi sertifikasi SNI ISO 9001: 2008, mengenai Quality Management System – Requirement dari Sucofindo International Certification Services (SICS). (tw/SYRA/Humas)
FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id