• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT Dampingi Pembangunan Techno Park Perikanan di Kota Pekalongan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 mendapat tugas untuk membangun sejumlah Science Park dan Techno Park di beberapa provinsi/kabupaten/kota di Indonesia. Salah satu Techno Park yang didampingi BPPT dalam pembangunanya adalah di Kota Pekalongan.

 



Untuk diketahui, potensi terbaik dari Kota Pekalongan adalah batik dan perikanan. Pekalongan dalam 10 tahun terakhir terkena bencana banjir ROB yang mengakibatkan ± 300 Ha lahan pertanian berubah menjadi lahan tambak/air payau. Maka, pembangunan Techno Park Kota Pekalongan difokuskan pada pengembangan perikanan budidaya air payau.



Kepala BPPT Unggul Priyanto dalam sambutannya mengatakan dalam pembangunan Techno Park Perikanan KOta Pekalongan BPPT memperkenalkan ikan unggulan yang berpotensi dapat menyuplai perikanan di Pekalongan, yaitu Ikan Nila Salina. Ikan ini mampu hidup di air payau dengan tingkat salinitas (keasinan) 20-25 ppt.



"Saya optimis Techno Park Perikanan Kota Pekalongan bisa menjadi kawasan percontohan budidaya ikan nila yang mampu memproduksi perikanan yang baik. Kami (BPPT) akan terus mendampingi program Techno Park Perikanan ini agar bisa menjadi daerah percontohan (success story) bagi daerah-daerah lain dalam pengembangan perikanan," kata Unggul, di acara Workshop Pengembangan Techno Park Perikanan Kota Pekalongan, di Ruang AMARTA Kompleks Perkantoran Walikota Pekalongan, (3/8).



Kepala BPPT berharap dari pengembangan Techno Park Perikanan Kota Pekalongan bisa memberikan manfaat besar bagi peningkatan daya saing usaha yang mampu menghasilkan situasi yang saling menguntungkan dalam peningkatan perekonomian daerah. "Saya sangat berharap Techno Park ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam penguatan sistem inovasi di Indonesia," harap Kepala BPPT.



Di tempat yang sama, Walikota Pekalongan H. M. Basyir Achmad mengungkapkan agar program Techno Park Perikanan ini bisa berhasil maksimal. Dan, berharap kisah sukses dari Techno Park Perikanan ini bisa ditularkan ke daerah lain.



"Kami punya dua kata kunci dari program ini, pertama fokus pada pengembangan Techno Park Perikanan dan kedua bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangannya," tutup Walikota Pekalongan.

 

Sebagai informasi, pengertian Techno park diadaptasi dari International Association of Science Parks, 2002, adalah kawasan yang terdiri atas satu atau lebih sentra kegiatan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi (IPTEKIN), kegiatan produktif dan gerakan masyarakat pada wilayah tertentu (satu atau lebih daerah otonom) sebagai sistem pembangunan yang ditunjukkan oleh adanya keterkaitan fungsional dan hierarki keruangan sistem inovasi.



Kawasan Techno park akan dikelola oleh manajemen profesional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan melalui penguasaan, pengembangan, dan penerapan Iptek yang relevan. (Humas)

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT