Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Kerjasama BPPT, Kemen ESDM dan PT Pertamina Tingkatkan Infrastruktur dan Teknologi Migas

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan PT Pertamina menandatangani Kesepakatan Bersama tentang "Perencanaan dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Energi dan Pertambangan. 

 

Kesepakatan Bersama ditandatangani oleh Kepala BPPT Unggul Priyanto, Menteri ESDM Sudirman Said dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. Penandatanganan ini disaksikan langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Auditorium BPPT, Jakarta, (10/08).

 

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan berdasarkan arahan dari Wapres RI, kerjasama ini diharapkan dapat dapat mempercepat implementasi pembangunan infrastuktur khususnya sektor energi dan sumber daya mineral.

 

"Bapak Wapres RI memerintahkan agar BPPT dan beberapa instansi yang terkait dengan pembuatan Design and Engineering (D&E) atau rancang bangun untuk meningkatkan kemampuan para sumber dayanya (perekayasa). Tujuannya agar mampu mengerjakan proyek-proyek pemerintah yang terkait infrastruktur, seperti studi kelayakan dan D&E," kata Unggul.

 

Kepala BPPT menambahkan, BPPT sudah tidak asing lagi dengan pekerjaan rancang bangun, karena merupakan bagian dari penerapan teknologi. Jadi dalam teknologi tidak hanya riset saja, tapi perlu juga ada aplikasinya atau penerapannya.

 

"Wapres RI juga meminta agar BPPT memperbanyak penerapan di bidang rancang bangun. BPPT juga sudah berpengalaman dari dunia rancang bangun, seperti membuat studi mengenai rancang bangun dengan beberapa perusahaan untuk membuat PLTU, PLTP dan industri kimia," ungkap Unggul.

 

Di tempat yang sama, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat implementasi pembangunan infrastuktur khususnya sektor energi dan sumber daya mineral. "Kerjasama ini merupakan jalan keluar untuk mempercepat dan mengifisienkan anggaran negara," ujarnya.

 

Sementara, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan sebagai perusahaan energi yang terintegrasi dari hulu ke hilir dan bersaing secara kompetitif di lingkungan bisnis energi domestik yang semakin terbuka hingga ke level global, Pertamina dituntut untuk dapat terus berinovasi dan mencari teknologi baru untuk pengembangan usaha di masa mendatang.

 

"Untuk itu, selain mengandalkan kemampuan sendiri, Pertamina sangat terbuka bekerjasama dengan mitra kerja yang berkompetensi tinggi, khususnya di bidang energi, utamanya migas dan energi baru dan terbarukan yang kedepan akan memiliki peranan penting bagi upaya mewujudkan kemandirian energi nasional," kata Dwi.

 

Dwi juga menyampaikan rasa bangganya dapat bekerjasama dengan BPPT yang telah menjadi ikon bagi pengembangan teknologi berbagai bidang di Indonesia.

 

"Melalui kerjasama ini diharapkan dapat dihasilkan inovasi-inovasi baru di bidang teknologi migas, energi baru dan terbarukan berikut sistem pendukungnya. Secara khusus bagi Pertamina, kerjasama ini menjadi salah satu milestone penting untuk terbentuknya center of excellence untuk advance teknologi energi yang berbasiskan riset yang kuat di Indonesia, tutup Dwi. (Humas)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id