Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

SIQUPON BPPT , Bantu Kota Pemkot Pekalongan Respon Cepat Laporan Masyarakat

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terapkan layanan System Quick Respon (SIQUPON)  di Kota Pekalongan. SIQUPON adalah sistem terpadu yang dapat menerima informasi kejadian dari masyarakat untuk kemudian diteruskan ke instansi terkait yang mempunyai tupoksi sesuai masalah yang dilaporkan.

Dalam demo kinerja SIQUPON di Sistem Pengendalian Lalu Lintas atau Area Traffic Control System (ATCS), disimulasikan bahwa masyarakat yang memiliki informasi akan kejadian penting dapat menginformasikannya melalui nomor SMS center SIQUPON. Informasi tersebut, kemudian secara otomatis akan diteruskan oleh operator SIQUPON ke instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.

 

 

Penerapan layanan “respon cepat” ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama oleh Direktur Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi (PTIST-BPPT), Rizqon Fajar, dengan Kepala Dishubparbud Kota Pekalongan, Doyo B. Wibowo dan disaksikan Pj Walikota Pekalongan Prijo Anggoro BR, dan jajaran terkait di ruang kontrol ATCS, Kamis lalu (29/10).

 

Rizqon menjelaskan, bantuan SIQUPON merupakan program yang dijalankan BPPT pada tahun 2015. “Kota Pekalongan yang pertama kami pasangkan alat ini. Sekaligus untuk uji coba sebelum diserahkan penuh pengelolaannya,” terangnya.

 

Jika nanti berhasil, lanjutnya, SIQUPON juga akan diaplikasikan ke daerah lain yang memiliki kompleksitas wilayah cukup tinggi. “Pertimbangan kami memilih Kota Pekalongan salah satunya karena kompleksitas disini yang tinggi, masuk kategori kota sedang, dengan jalur lalu lintas yang cukup padat,” ungkapnya.

 

Dikatakan Rizqon lagi, ada sejumlah kota besar yang sudah menerapkan teknologi serupa, namun dengan kerumitan lebih tinggi. “Di Surabaya ada yang mirip, namun sistemnya berbeda karena disana tingkat kerumitannya lebih tinggi. Untuk SIQUPON ini memang baru pertama kali diberikan di Kota Pekalongan,” kata Rizqon.

 

Mengenai kinerja SIQUPON, nantinya  akan ada dua notifikasi yang diterima oleh instansi terkait.  Perekayasa BPPT, Asep Hariyono menyebutkan nantinya pesan dari masyarakat akan diterima sistem dan menjadi sebuah peringatan alarm atau running text. “Setelah mendapat informasi istansi terkait bisa langsung melakukan penanganan kejadian,” katanya.

 

Pemberitahuan kepada instansi terkait, juga disesuaikan dengan bidang kejadian yang dilaporkan masyarakat. “Jadi dalam sistem bisa ditambahkan instansinya dan bidang kejadiannya,” tambahnya.

 

Di tempat yang sama, PJ Walikota Pekalongan, Prijo Anggoro BR, mengucapkan terima kasih kepada BPPT yang dianggapnya sangat membantu Kota Pekalongan kedepannya. “Ini luar biasa, terima kasih untuk BPPT dan jangan berhenti sampai disini untuk membantu Kota Pekalongan,” harap Prijo.

 

 

Selain itu, Prijo juga mengharapkan BPPT dapat membantu masalah kebersihan sungai di Kota Pekalongan. Prijo ingin sungai Kota Pekalongan dapat jernih kembali. “Utamanya masalah sungai, tolong untuk dibantu teknologinya agar bisa bersih lagi,” tutupnya. (Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id