Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Tingkatkan Kompetensi Santri BPPT Kerjasama dengan Ponpes Darul Ulum Jombang dan Zainul Hasan Probolinggo

 

 

Sejak Tahun 1992 BPPT telah turut serta memberikan kontribusi pada peningkatan kapasitas keilmuan santri di Jawa Timur. Adalah Pondok Pesantren Darul Ulum dengan sistem pendidikan pesantren yg bermutu dan didukung dengan hasil seleksi siswa yg dilakukan BPPT, saat ini telah berhasil meluluskan siswa SMA sejumlah 90% yg dapat masuk perguruan tinggi negeri, sisanya pun berkesempatan mengenyam pendidikan pada perguruan tinggi di luar negeri.

 

Keberhasilan ini lantas membuat Ponpes Darul Ulum memperpanjang kesepakatan bersama dengan BPPT, yang ditandatangani oleh Kepala BPPT, Unggul Priyanto dan Pimpinan Ponpes Darul Ulum, Jombang, KH Cholil Dahlan, pada hari Minggu, (5/11/2017).

 

 

Mengikuti kesuksesan Darul Ulum itupun, Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo, pada Senin (6/11/2017) juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala BPPT dan KH Hasan Mutawakkil Allallah.

 

Pada kedua kesempatan tersebut Kepala BPPT mengatakan bahwa pihaknya juga mendukung kalangan akademisi, dalam hal ini santri, untuk mencetak generasi yang berkualitas.

 

“Generasi yang kuat keimanan dan keilmuannya akan menjadi kekuatan bangsa, maka BPPT siap bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk mewujudkan hal tersebut”

 

Dirinya pun menyebut ada beberapa teknologi terapan yang sesuai untuk diterapkan di pesantren,  yakni pertanian dan pengolahan air minum.

 

“Saya akan memberikan dukungan  terkait kompetensi penguasaan teknologi yang dapat meningkatkan daya saing Ponpes, dengan melihat potensi atau keunggulan masing-masing Ponpes,” katanya.

 

Lebih lanjut Unggul menuturkan bahwa BPPT terus melakukan kaji terap teknologi yang ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan pabrik garam di Kupang, agar Indonesia bisa terlepas dari impor garam.

 

“Topik hangat lain yang kekinian di Jawa Timur adalah teknologi perpanjangan masa segar buah mangga pasca panen, sebelumnya usia mangga hanya 4 hari. Dengan adanya inovasi coating, maka usia mangga dapat mencapai 4 minggu,” ujarnya.

 

Menutup sambutan inipun, Unggul menyebut bahwa pihaknya menyambut baik kerjasama dengan kedua pondok pesantren tersebut.

 

 

“Inisiatif kedua Ponpes ini penting bagi BPPT dalam rangka menciptakan generasi santri yang berkompetensi mumpuni, sehingga dapat turut serta memajukan teknologi guna percepatan pembangunan nasional dan menciptakan kemandirian nasional,” pungkasnya. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id