• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Bakohumas BPPT:  Diseminasi Informasi Produk Inovasi dan Layanan Teknologi BPPT untuk Percepatan Pembangunan Nasional

 

Jakarta,bppt.go.id – “Salah satu program Nawa Cita Jokowi-JK terkait bidang komunikasi dan informasi adalah membangun tata kelola pemerintahan efektif dan terpercaya. Artinya, humas pemerintah dituntut meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi disetiap instansinya, membuka laporan kinerja dan mempermudah akses informasi publik.”

 

Demikian diungkap Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Wimpie Agoeng Noegroho, saat membuka acara Bakohumas BPPT 2017, dengan tema “Strategi Diseminasi Informasi Produk Inovasi dan Layanan Teknologi BPPT untuk Percepatan Pembangunan Nasional”, di Kantor BPPT, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

 

Terkait hal itupun Deputi TPSA juga menyebut bahwa Bakohumas di BPPT ini dilaksanakan agar publik dapat mengetahui apa saja inovasi dan layanan teknologi BPPT saat ini.

 

“Bakohumas BPPT 2017 ini digelar dengan tujuan agar pemangku kepentingan serta masyarakat dapat mengetahui apa saja inovasi dan layanan teknologi BPPT, yang sangat strategis untuk didorong pemanfaatannya dalam percepatan pembangunan nasional,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Deputi Wimpie menyebut pemanfaatan riset dan teknologi di industri nasional baru mencapai 3%. Rendahnya pemanfaatan itupun katanya, patut disesalkan lantaran penguasaan teknologi dan inovasi mutlak diperlukan untuk meningkatkan daya saing.

 

Inovasi teknologi sudah banyak dilakukan. Namun, pemanfaatannya masih rendah. Bahkan, banyak industri yang lebih suka menggunakan teknologi asing. Agar pemanfaatan teknologi dalam negeri meningkat, dukungan politik dan kebijakan dibutuhkan agar hasil inovasi serta layanan teknologi BPPT yang disertai fasilitas lengkap dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk kemandirian bangsa,” terangnya.

 

BPPT imbuhnya, telah banyak menghasilkan inovasi, seperti membuat garam farmasi dan sudah diproduksi oleh Kimia Farma. Ada juga Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B), semacam pengganti radar yang bisa dipakai bandara kecil atau melengkapi bandara besar. Kemudian pesawat tanpa awak atau drone dan lainya. Selain inovasi BPPT juga memberikan layanan teknologi seperti melakukan pra studi kelayakan Kereta Api Jakarta Surabaya.

 

 

 

“Namun pemanfaatan untuk pembangunan nasional masih terbatas. Jadi, Sudah saatnya Indonesia memiliki komitmen untuk memakai inovasi teknologi dan produk dalam negeri, agarkemandirian bangsa dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT