• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT Bersama Kemenristekdikti Adakan Sosialisasi Beasiswa Tahun 2018

 
 
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) bekerja sama dengan Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia Kemenristekdikti mengadakan Sosialisasi Beasiswa Tahun 2018 untuk pegawai Lembaga Pemerintah Non Kemeterian (LNPK) di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) (15/03).
 
 
Direktur Kualifikasi Sumber Daya Manusia Kemenristekdikti mengatakan bahwa empat tahun terakhir hingga tahun 2018, penekanan pemerintah pada pembangunan infrastruktur. Tahun 2019 mendatang, sumber daya manusia (SDM) akan ditekankan oleh pemerintah, mengingat belakangan ini kerap terjadi kecelakaan kerja dalam pembangunan infrastruktur, saat memberikan sambutannya di Auditorium Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi BPPT, Puspsiptek, Tangerang Selatan.
 
 
“SDM Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk pembangunan infrastruktur saat ini berjumlah 8.100.000 dengan rincian 3.900.000 berpendidikan Sekolah Dasar, 2.700.000 berpendidikan Sekolah Menengah Pertama, dan hanya 300.000 tenaga kerja yang mengantongi ijazah diploma atau sarjana. Kondisi inilah yang mau tidak mau membuat pemerintah fokus dalam pengembangan SDM,” terang Muklis.
 
 
Sejalan dengan program pemerintah, Muklis menjelaskan untuk tahun 2018 ini Kemenristekditkti mengadakan dua program beasiswa. Pertama, Program Non-Gelar Beasiswa  Research and Innovation in Science and Technology Project (Riset-Pro), dan Program Beasiswa Sainstek 2018 yang merupakan program beasiswa pendidikan gelar S2/S3 di dalam negeri.
 
 
“Harapan saya dengan adanya kedua program beasiswa ini, para para perekayasa dan peneliti di lingkungan LPNK Kemenristekdikti dapat meningkatkan kapasitasnya, terlebih bisa mencapai kualifikasi S3. Mereka ini merupakan ujung tombak penelitian di Indonesia,” tutup Muklis.
 
 
Program Beasiswa Riset-Pro Non Gelar dan Sainstek
 
Program Beasiswa Riset-Pro Non Gelar tahun ini memiliki empat format, yaitu training, tailor made course, individual immersion, dan visiting scholars. Target Riset-Pro pun bukan penyerapan kuota lagi, namun target yang tangible (dapat diukur) seperti prototype atau produk, sehingga timbul proses re-entry program atau keberlanjutan dari pelatihan yang diberikan. Program ini menyediakan kuota sebanyak 150 orang peserta, dan pendaftaran dapat dilakukan pada minggu ke 2 bulan April 2018.
 
 
Sedangkan Program Beasiswa Sainstek (dalam negeri), Kemenristekdikti menyiapkan kuota S2 sebanyak 95 orang dan S3 sebanyak 40 orang. Program ini berbeda dengan program sebelumnya dikarenakan adanya program pendukung, yaitu pembiayaan konferensi / seminar nasional / internasional untuk 10 orang, dan pembiayaan penerbitan jurnal internasional terindeks sebanyak 50 orang. Pendaftaran program ini dibuka hingga 3 April 2018.
 
 
Pembiayaan konferensi sendiri diberikan khusus untuk menjadi narasumber baik di dalam negeri atau luar negeri, dan bukan untuk menjadi peserta. Pembiayaan ini terlebih dahulu difokuskan kepada pegawai yang sedang melakukan karya siswa di luar negeri, karena sangat membantu dalam proses pendidikan.
 
 
Sebagai informasi Sosialisasi Beasiswa Kemenristekdikti Tahun 2018 di Puspiptek Serpong dihadiri oleh 153 peserta, terdiri dari BPPT (62), LIPI (32), BATAN (30), dan Lapan (29). (Humas/HMP)
 

Bahan presentasi dapat diunduh di: pusbindiklat.bppt.go.id/unduh


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT