Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

BPPT Kaji Peluang Energi Baru dan Terbarukan dengan Jerman

bppt.go.id- Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melakukan kunjungan kerja ke Jerman guna menjajaki kerja sama energi, serta memberikan kuliah umum Energi dengan topik "Memanfaatkan Sumberdaya untuk Energi Sekuriti" di Inggris.

 

“Kami baru ketemu GFZ Jerman. Kami berupaya menindaklanjuti kaji terap teknologi panas bumi di bidang energi untuk di Indonesia,” kata Kepala BPPT saat tiba di Jakarta, Senin, (30-07-2018).

 

Dalam kunjungan itu, Kepala BPPT berkunjung ke The GFZ German Research Centre for Geosciences atau pusat penelitian energi panas bumi di Jerman membahas tentang pemindahan aset demo plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang menggunakan teknologi binary cycle.

 

 

“Kunjungan ke Jerman dalam rangka menyelesaikan serah terima Demo Plant PLTP Binary Cycle dari Pemerintah Jerman ke Indonesia melalui GFZ ke BPPT. PLTP Binary Cycles merupakan yg pertama beroperasi di Indonesia yg mana merupakan PLTP yg memanfaatkan air panas untuk pembangkit tenaga listrik skala 500 KW,” ungkap Kepala BPPT

 

PLTP Binary Cycles ini sebut Kepala BPPT merupakan pertama beroperasi di Indonesia. Untuk itu katanya dibutuhkan transfer teknologi untuk diterapkan secara operasional di Indonesia.

 

“Selanjutnya dibahas tentang masalah transfer teknik-teknik operasi PLTP yang akan diserahkan nanti sehingga demikian maka ada alih teknologi dan plant itu bisa dipakai untuk selanjutnya termasuk diantaranya adalah rencana riset bersama antara BPPT dan Pertamina Geotermal (PGE,red). Karena dari pihak Jerman ingin agar alih aset ini berjalan mulus dan bisa digunakan secara sebaik-baiknya oleh pihak Indonesia,” papar Kepala BPPT.

 

Selain itu juga dilakukan kunjungan ke Pilot Plant "KDV". KDV sendiri adalah Teknologi Katalysch Drucklose Verolung (KDV) diyakini mampu mengurangi biaya bahan bakar pada pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

 

“Kami juga mengunjungi teknologi KDV, yang memiliki plant yang operasinya mampu mencairkan hanya pada suhu 300 derajat celcius dan tekanan 4 atm. Padahal biasanya dilakukan pada kondisi  yang ekstrim umumnya 470 derajat pada 150 atm,” rincinya.

 

Teknologi ini diyakini Kepala BPPT merupakan suatu terobosan dalam hal teknologi Pencairan Batubara. KDV disebutnya, mampu memproses batubara kualitas rendah atau Low Rank Coal untuk BBM yg beroperasi dengan  kondisi suhu yang tidak ekstrim.

 

"Rencana ke depan BPPT berupaya melakukan alih teknologi KDV ini. BPPT ingin menggandeng industri lokal yang sesuai dengan teknologi ini seperti kemungkinannya dengan PT Batubara Bukit Asam,” tambahnya. 

Bahas Fuel Cell

Rangkaian terakhir kunjungan adalah mengunjungi fasilitas Fuel Cell. Kunjungan ini mendapat dukungan penuh oleh KBRI di Jerman yg ikut memfasilitasi dgn menyertakan setiap kunjungan bersama Atase Pendidikan dan Asisten Ekonomi.

 

Deputi Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material BPPT, Eniya L. Dewi yang ikut dalam kunjungan kerja ini mengatakan bahwa teknologi fuel cell di Jerman sudah pada tahap aplikasi dan dimulai dari produksi. 

 

Manufaktur sel bahan bakar yg dilakukan ErlingKlinger perusahaan di Dettingen Jerman telah memproduksi skala hingga 68kW per module. ErlingKlinger mensuplai BMW, Mercedes Benz, dll, untuk diaplikasikan pada mobil dan bus juga kereta listrik. Tidak hanya sel bahan bakar, tetapi juga memproduksi modul batere lithium terintegrasi untuk aplikasi di mobil listrik. 

 

"Kami harapkan untuk bisa berkolaborasi membuat mobil listrik baik dengan baterai maupun fuel cell kedepannya. Terutama pengembangan pada integrasi sistem yg ada, antara kombinasi sistem baterai dengan energi baru lainnya," tutup Eniya.

 

Adapun kunjungan ini mendapat dukungan penuh dari KBRI di Jerman yg ikut memfasilitasi dgn menyertakan setiap kunjungan bersama Atase Pendidikan dan Asisten Ekonomi.

 

Sementara sebelum bertandang ke Jerman rombongan Kepala BPPT lebih dulu singgah di Inggris selama dua hari, dimana pada kesempatan ini Kepala BPPT juga memberikan kuliah umum di hadapan Perhimpunan Pelajar Indonesia, dengan tema energi security. Kuliah umum inipun juga menghadirkan pembicara lain, diantaranya Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti, Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia era Kabinet Indonesia Bersatu II , Susilo Siswoutomo, serta  eks Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia  era Kabinet Indonesia Bersatu II Dino Patti Djalal.  (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id