Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Bhakti Teknologi: Arsinum Mobile, Solusi Air Minum di Wilayah Bencana ( I )

 


Lombok Utara, 3 Oktober 2018, www.bppt.go.id -- BPPT sejak awal terjadi Gempa Lombok, yakni September 2018 telah mengirimkan teknologi Pengolah Air Siap Minum atau ARSINUM yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah bencana Gempa Lombok.

Disebutkan Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Hammam Riza dalam Aksi Sosial dan Bakti Teknologi BPPT untuk Bencana Gempa di Lombok, NTB, bahwa inovasi Arsinum merupakan bukti nyata teknologi mampu berperan untuk antisipasi bencana, pun pasca bencana.

Unit Pengolah Air Siap Minum BPPT, disebutnya ada dua tipe. Satu unit fix Arsinum dipasang di Kantor Pemkab Lombok ini, serta unit lainnya adalah mobile Arsinum. Sejak 7 September 2018 imbuhnya, kedua tipe tersebut telah dioptimalkan operasinya untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terpapar bencana Gempa Lombok.

"Setiap kali unit Arsinum Mobile beroperasi setidaknya ada sekitar 1000 hingga 3000 liter air bersih dan siap minum yang didistribusikan kepada 20 hingga 80 kepala keluarga," papar Deputi TPSA dalam acara yang diadakan di Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu, (03/10/2018).


Diurai oleh Hammam, Mobile Arsinum ini adalah unit Pengolah Air Siap Minum yang dipasang pada kendaraan roda 4 (empat). Untuk operasional Arsinum sendiri menggunakan tenaga surya, sehingga tidak bergantung ada tidaknya sumber listrik di wilayah bencana.

"Arsinum mobile ini dipasang pada mobil berkabin ganda (double cabin, red). Dirancang khusus untuk tangguh, sehingga dapat dengan mudah menjangkau lokasi-lokasi daerah terdampak bencana yang kesulitan sumber air bersih. Kemudian Arsinum mobile ini menggunakan tenaga surya sehingga bisa beroperasi walau tidak ada sumber listrik. Ini sangat handal," tegasnya.

Air minum keluaran dari ARSINUM ini dijamin kualitasnya, karena telah memenuhi standar air minum berdasarkan Permenkes Nomor 416/MENKES/PER/IX/1990. 

"Air dari Arsinum aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat," katanya.

Untuk itu Hammam mengharapkan agar teknologi BPPT, dapat dimanfaatkan secara optimal untuk wilayah lainnya di Indonesia. Tak hanya untuk bencana gempa seperti Lombok, air bersih dan siap minum menurutnya, dibutuhkan untuk bencana di Palu dan Donggala, maupun di wilayah lain yang terdampak bencana kekeringan.

"Kami butuh dukungan dari kementerian dan lembaga lain, utamanya untuk mereplikasi teknologi serupa, agar bisa diterapkan di berbagai wilayah Indonesia," tuturnya.


Sementara Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar mengharapkan kehadiran BPPT ini juga mendorong realisasi untuk pembangunan Lombok bangkit.
 
 
Selain Arsinum ini, diakui bupati pihaknya membutuhkan teknologi pupuk untuk meningkatkan produktivitas petani di Lombok.
 
 
"Atas nama pemerintah daerah, semoga kehadiran BPPT dapat mendorong realisasi kerjasama. Teknologi diharap mampu mempercepat pembangunan di Lombok Utara. Kami yakin betul kita butuh internalisasi agar daerah tidak tertinggal. Gempa ini bagi kami juga persoalan teknologi. Teknologi harus menjadi bagian dari kehidupan kita," pungkasnya. (Humas/HMP)
 
 
 
 
FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id