• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Rapat Kerja BPPT 2020, Wapres Dorong Penguatan Daya Saing Melalui Peningkatan SDM Iptek

Pemerintahan saat ini telah menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam perencanan pembangunan nasional sesuai dalam Visi dan Misi Presiden Republik Indonesia, demikian kata Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin saat acara Rapat Kerja Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 2020 dengan tema Penguatan Daya Saing Melalui Inovasi Transformasi Digital dan Kualitas SDM, di Jakarta (24/02).

 

BPPT sebagai lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi kata Wapres, harus dapat diandalkan dalam pengkajian dan penerapan iptek yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karenanya, BPPT harus memiliki agenda riset dan inovasi yang diprioritaskan.

 

Lanjut Wapres, Ia akan mendukung penuh langkah BPPT dalam melaksanakan kerjasama dengan mitra-mitranya seperti dengan industri, kementerian/lembaga dan perguruan tinggi.

 

Dikatakannya, guna mendukung pemanfaatan inovasi, BPPT memerlukan mitra untuk hilirisasi. Saya mendukung penuh BPPT dalam melaksanakan kerjasama dengan mitra dan inovasi baru harus terus dimunculkan karena inilah yang akan berdampak bagi pertumbuhan bangsa, ujar Wapres Ma'ruf Amin.

 

Dengan pesatnya perkembangan iptek, inovasi-inovasi baru terus bermunculan, inovasi harus dapat memberikan efisiensi dan efektifitas di setiap sektor industri, baik produksi, jasa dan informasi. Inovasi inilah yang akan menjadikan nilai tambah dari suatu produk yang akan berdampak pada perekonomian bangsa, ujarnya.  

 

Indonesia sebagai negara yang mempunyai kekayaan sumber daya alam namun nilai tambah yang dihasilkan masih kalah dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, kata menurut Wapres, pentingnya meningkatkan sumber daya iptek agar dapat meningkatkan nilai tambah dari kekayaan alam yang dimiliki Indonesia dengan meningkatkan peran industri, pemerintah dan akademisi.

 

Sebagai lembaga pengkajian dan penerapan teknologi Wapres meminta BPPT harus memiliki agenda riset dan inovasi yang diprioritaskan terkoneksi dengan dunia usaha dan dunia industri agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

 

Sementara, Kepala BPPT Hammam Riza menyampaikan bahwa Rapat Kerja BPPT tahun 2020 ini sangat penting guna menentukan langkah BPPT ke depan, tahun ini merupakan awal dari RPJMN 2020-2024 dan hasil keputusan Raker ini akan menjadi wujud dukungan BPPT dalam berkontribusi pada pembangunan nasional lima tahun mendatang.  

 

Disebutkannya, program yang dilakukan BPPT pada tahun 2020-2024 senada dengan arahan kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berfokus pada peningkatan inovasi dan teknologi tepat guna dengan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, hilirisasi produk serta substitusi impor dan peningkatan TKDN.

 

BPPT sebagai salah satu lembaga penyelenggara Iptek, memiliki tujuh peran teknologi. Lanjutnya, sesuai UU No 11 Tahun 2019 merupakan mandat penting bagi BPPT untuk terus melahirkan dan menghilirkan inovasi teknologi guna mendukung program prioritas sesuai visi dan misi Presiden dan Wapres RI.

 

Dikesempatan tersebut Hammam menyampaikan beberapa capaian BPPT, mulai dari inovasi yang berfokus pada bidang Hankam, Kebencanaan, sektor Infrastruktur, Energi dan Transportasi, Pertanian dan Pangan hingga inovasi untuk Kemandirian Industri Farmasi nasional.

 

Guna mendukung kemandirian industri hankam dalam negeri, membangun kemandirian alutsista, serta menjaga kedaulatan bangsa, BPPT bersama mitra konsorsium melakukan penguasaan teknologi dan melakukan akselerasi dalam pengembangan Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) atau Drone, tipe Medium Altitude Long Endurance (MALE) atau disebut Puna Male Elang Hitam spek Kombatan.

 

Selanjutnya, BPPT bersama sama PT Garam telah berhasil membangun pilot project garam industri di Manyar, Gresik skala 40.00 ton/tahun dan sudah diresmikan pada  20 Desember 2019. Pilot project tersebut mengintegrasikan sistem peralatan produksi garam industri yang dilengkapi teknologi yang mampu meningkatkan kualitas produk garam lokal menjadi garam kualitas industri.

 

BPPT juga menggandeng industri lokal di Sidoarjo dan telah menghasilkan inovasi teknologi produk implan tulang yang telah dibuat dan diproduksi massal. Implan tulang grade medis ini, ditujukan untuk pasien patah tulang dan sebagai langkah mengurangi ketergantungan terhadap produk alat kesehatan impor yang dapat berdampak menghemat devisa negara karena harganya jauh lebih murah hingga 70 persen daripada produk impor.

 

Selain itu BPPT juga telah mengembangkan Rapid Test Dengue, atau pendeteksi dini penyakit demam berdarah (DBD) dengan menggunakan strain virus lokal untuk memberikan hasil yang lebih spesifik serta harga yang jauh lebih terjangkau bagi masyarakat dalam melakukan deteksi dini untuk penanganan penyakit DBD. Guna mencegah stunting BPPT juga mengembangkan Purula dan telah siap diproduksi massal.

 

Dalam mitigasi bencana, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) BPPT telah berperan penting dalam penanggulangan karhutla atau kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah, hingga mencegah banjir di wiayah Jabotabek, yang sempat terjadi di awal tahun 2020.  

 

INA BuoyTEWS sebagai alat pendeteksi dini bencana tsunami juga telah dipasang di perairan selat sunda, di wilayah Gunung Anak Krakatau. Dalam mitigasi bencana Tsunami yang lain, BPPT juga mengembangkan Indonesia Tsunami Early Warning System (Ina-Tews) berbasis cable (CBT), guna melengkapi akurasi informasi tsunami.

 

Terkait program pengembangan dan kualitas SDM dalam RPJM 2020-2024, BPPT telah mempersiapkan program pendidikan baik program pendidikan bergelar S3 dan S2 maupun pendidikan non gelar. Untuk pendidikn bergelar S3, kami menargetkan 16,4 %, dan untuk S2 sebanyak 34,4 % dari total 2929 SDM BPPT, hingga tahun 2024.  

 

BPPT juga siap mendukung pembangunan Desa Digital di berbagai wilayah. Ini penting, agar pemerataan pembangunan, dan lompatan kemajuan, dapat dirasakan oleh seluruh lapisan rakyat Indonesia, pungkasnya. (Humas/HMP)

 

BPPT, Kepala BPPT, Rapat Kerja BPPT 2020, Hammam Riza, Wapres RI, Ma'ruf Amin


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT