• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Rapat Kerja BPPT 2020, Menko Perekonomian Perkuat Ekonomi Dengan Riset dan Inovasi

Indonesia memiliki visi Indonesia Maju, pada tahun 2045 dimana Indonesia akan termasuk ke dalam kelompok lima besar negara dengan pendapatan tertinggi di dunia, demikian dikatakan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto saat acara pembukaan Rapat Kerja BPPT 2020 dengan tema Penguatan Daya Saing Melalui Inovasi Transformasi Digital dan Kualitas SDM,di Jakarta (24/20).

 

Lanjut Airlangga, sejalan dengan visi tersebut, Indonesia diproyeksikan keluar dari middle income trap pada tahun 2036.

 

Guna  mencapai visi tersebut, lanjut Menko Perekonomian, pemerintah telah menetapkan Rencana Pembangunan Tahun 2020-2024 yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 yang meliputi tujuh agenda besar. Salah satunya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, ujarnya.

 

Airlangga berharap BPPT dapat banyak berkontribusi dalam pelaksanaan transformasi sisi produksi ini. Sisi produksi termasuk dalam fokus pengembangan industri nasional dan secara konsisten menghasilkan inovasi teknologi produksi bahan baku obat yang untuk lima tahun ke depan diprioritaskan pada produksi antibiotik, amoksisilin, parasetamol, insulin, adjuvant, vaksin dan herbal, sebagaimana telah ditetapkan dalam Program Prioritas Nasional RPJMN 2020-2024.

 

Dengan riset dan inovasi maka kita dapat memperkuat perekonomian nasional, menciptakan, lapangan kerja, dan memperluas peluang usaha, tutupnya.

 

Sebelumnya, Kepala BPPT Hammam Riza menyampaikan bahwa Rapat Kerja BPPT kali ini menjadi sangat penting dalam menentukan langkah BPPT ke depan, karena tahun 2020 ini merupakan awal dari RPJMN 2020-2024.

 

Kebijakan dan keputusan yang BPPT ambil dalam Raker 2020, akan menjadi dasar seberapa besar BPPT akan berkontribusi dalam pembangunan nasional pada lima tahun mendatang, tuturnya.

 

Sesuai dengan arahan kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi, kegiatan BPPT sebut Hammam difokuskan pada pendayagunaan teknologi tepat guna, peningkatan nilai tambah dan hilirisasi sumber daya alam, serta substitusi impor dan peningkatan TKDN.

 

Untuk itu lanjutnya, hasil keputusan dalam Raker BPPT, akan menjadi wujud dukungan BPPT untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional lima tahun mendatang. (Humas/HMP)

 

tag:

BPPT, Kepala BPPT, Rapat Kerja BPPT 2020, Hammam Riza, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT