Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

KEPALA BPPT: INOVASI UNTUK KEMANDIRIAN BANGSA

Tidak bisa dipungkiri, posisi Indonesia dalam peta percaturan inovasi teknologi dunia tidak berada pada level yang menggembirakan. Untuk kawasan Asia Tenggara saja, Indonesia belum dikenal sebagai negara yang banyak menciptakan inovasi dalam bidang teknologi. Jika berkaca pada faktor sumberdaya, Indonesia tidaklah kekurangan, baik dari segi manusia maupun dari segi bahan baku. Jadi apa yang sebenarnya menjadi penghambat laju perkembangan inovasi teknologi di Indonesia? Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan A Iskandar, memaparkannya dalam wawancara di ruang kerjanya, Selasa (23/03).

‚Kualitas sumberdaya manusia (SDM) Indonesia saat ini sudah jauh meningkat, hal tersebut tidak terlepas dari peran dunia pendidikan yang kian membaik. SDM yang terdidik berpotensi besar untuk menghasilkan inovasi yang baik. Akan tetapi selepas dari dunia pendidikan, tempat dimana mereka bekerjalah yang akan memoles kemampuan mereka sebenarnya‚.

Menurut Marzan, kondisi lingkungan pekerjaan di Indonesia terkadang tidak memberi ruang yang cukup bagi mereka-mereka yang memiliki kemampuan. ‚Banyak yang lulus dengan indeks prestasi luar biasa, cum laude, kesulitan dalam mendapat pekerjaan. Karena kebanyakan perusahaan di Indonesia lebih banyak membutuhkan pekerja-pekerja kelas menengah, yang menyebabkan lulusan cum laude tersebut kurang mendapat kesempatan. Akhirnya banyak SDM-SDM berkualitas memilih untuk bekerja di luar negeri, karena mereka merasa lebih dapat mengembangkan diri, selain faktor sallary yang sudah tentu lebih baik dari yang bisa didapatkan di Indonesia‚.

Presiden RI sendiri menaruh perhatian besar terhadap masalah inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Seperti yang diucapkannya pada acara Silaturahmi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia dan masyarakat ilmiah di PUSPIPTEK Serpong, Rabu (20/1), ‚Kunci keunggulan Indonesia di abad 21 ini adalah ilmu pengetahuan dan teknologi‚, katanya. Presiden juga mengatakan bahwa Indonesia akan membentuk Komite Inovasi Nasional sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam meningkatkan daya saing bangsa.

Untuk mendorong tumbuhnya inovasi di Indonesia, Marzan menilai perlu adanya suatu hubungan saling keterkaitan antara politik (pemerintah), pendidikan dan industri. ‚Selaku Kepala BPPT, saya selalu menekankan bahwa produk-produk yang dihasilkan harus mempunyai link dengan industri. Dengan itu maka hasil-hasil inovasi BPPT dapat termanfaatkan oleh masyarakat luas‚.

Pada kesempatan tersebut Marzan mengatakan saat ini Indonesia belum mempunyai skema pendanaan yang mendukung lembaga-lembaga penelitian dan industri-industri berbasis teknologi, terutama untuk industri baru. ‚Modal ventura adalah salah satu cara yang bisa diterapkan untuk mendanai kegiatan riset, tetapi ini membutuhkan campur tangan pihak yang credible, yakni pemerintah. Selain itu, pembagian porsi kegiatan antara lembaga penelitian swasta dan lembaga penelitian pemerintah, juga perlu diatur dengan seksama. Misalnya untuk industri strategis seperti industri hankam, ini adalah porsi dari lembaga penelitian milik pemerintah‚.

‚Sebenarnya Indonesia sudah bisa unggul dalam beberapa hal, misalnya pada komoditi kelapa sawit. Kita sudah bisa mendikte harga kelapa sawit di dunia. Demikian juga dengan potensi geothermal yang kita miliki, Indonesia berpeluang besar untuk menjadi pemain utama didalamnya‚.

‚Untuk sekarang, kita harus memikirkan bagaimana caranya agar Indonesia dapat meningkatkan daya saing bangsa yang kemudian akan mendorong terciptanya kemandirian bangsa melalui industri-industri yang kompetitif. Sebagai lembaga penelitian pemerintah, BPPT tidak pernah berhenti untuk terus mendukung perkembangan inovasi Indonesia melalui karya-karya inovasi yang dihasilkan‚. (YRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id