• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pandemi Covid-19 Picu Kebangkitan Riset dan Inovasi Anak Negeri (II)

 

Pengelolaan citra medik berbasis kecerdasan buatan untuk mengolah data x-ray dan CT-Scan diharapkan dapat menjadi alat bantu dan pemandu penegakan diagnosis pada pasien Covid-19, dengan sistem deteksi dini Covid-19 berbasis kecerdasan buatan tersebut untuk memanfaatkan data X-ray dan CT-scan dari pasien positif dan negatif Covid-19 tersebut, proses analisis ini menggunakan model machine learning dan deep learning, kata Anto Satriyo Nugroho Peneliti BPPT diacara Webinar Serial Inovasi Indonesia Dalam Menghadapi Pandemi dengan tema Kebangkitan Teknologi Kesehatan Karya Anak Negeri (29/07).

 

Lebih lanjut sebutnya, citra medik ini akan menjadi sistem pendukung keputusan dalam upaya membantu radiolog dan dokter dalam menegakkan diagnosis Covid-19. Pengelolaan citra medik ini akan membantu radiolog dan dokter dalam mempercepat proses diagnosis Covid-19, bersifat komplemen terhadap deteksi berbasis PCR dan rapid test melalui data mining, deep learning, machine learning, knowledge growing system, sistem geospacial, dan informasi lainnya serta bertujuan untuk mendeteksi Covid-19 melalui CT Scan Thorax (paru-paru) yang berbasis AI ini memakai metode machine learning menvisualisasikan bagian paru-paru yang menunjukan ciri khas terkena Covid-19.

 

Diharapkan dengan sistem yang dikembangkan ini akan melengkapi atau bersifat komplemen terhadap pengujian berbasis PCR, maupun whole genome sequencing Covid-19 Indonesia, ujar Anto.

 

Pada kesempatan yang sama Kepala Balai Teknologi Mesin Perkakas, Produksi dan Otomasi BPPT Tedy A Lubis mengatakan salah satu produk hasil inovasi lainnya adalah Mobile Laboratory Biosafety Level-2 (Mobile Lab BSL-2) yang dapat melakukan pemeriksaan virus SARS COV-2 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

 

Tedy menyebut, mobile Lab BSL-2 BPPT ini dibangun dengan tiga konsep utama, pertama mobile, dengan artian Lab ini dapat dipindahkan dengan mudah karena menggunakan container ukuran 20 feet dan diharapkan bisa dipindahkan ke seluruh pelosok Indonesia.

 

Data yang dihasilkan pun dapat dipertanggungjawabkan dan hasilnya memenuhi kriteria yang ditentukan badan kesehatan dunia WHO dengan dilengkapi sejumlah peralatan yang mendukung pemeriksaan Swab Covid-19 antara lain PCR untuk tes swab Covid-19, biosafety cabinet dan sistem pemprosesan limbah medis.

 

Dengan memanfaatkan kontainer dua puluh feet, laboratorium didesain untuk dua ruangan, yaitu anteroom dan main room yang dilengkapi dengan negative pressure dan sistem interlock. Fasilitas biosafety cabinet, autoclave dan PCR, serta peralatan pendukung lain menjadikan Lab BSL-2 ini telah memenuhi persyaratan Biosatey Level 2 plus atau BSL-2 enhanced, urainya.

 

Pendemi ini membuat kita meghasilkan inovasi yang sifatnya ekosistem baik dibidang radiologi, plasma dan inovasi teknologi lainnya yang dimana para peneliti dan akademisi harus menghasilkan riset dan inovasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan menjadi kebanggaan bangsa dan negara Indonesia, pungkasnya. (Humas BPPT)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT