• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Dorong Tingkatkan Inovasi Melalui Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Bagi Pembangunan Nasional

Seiring perkembangan teknologi cloud dan Kecerdasan Artificial (KA) membentuk semua industri secara global dan mendorong menciptakan banyak inovasi, salah satunya adaah Alibaba Cloud yang telah meluncurkan layanan Machine Learning Platform for AI (PAI) untuk memberdayakan pengembang dan inovator kecerdasan artificial dengan menurunkan hambatan teknis serta biaya pengembangan, kata Kepala BPPT Hammam Riza diacara webinar bertajuk Global AI Innovation Challenge (16/10).

 

BPPT sebagai penggagas dan penasihat Indonesia AI Society (IAIS) atau Masyarakat Kecerdasan Artificial (KA) Indonesia. Manurut Hammam, Kecerdasan Artifisial juga sebagai salah satu pengungkit baru industri internet yang berusaha mereplikasi kemampuan dan kecerdasan berpikir manusia ke mesin guna membantu menyelesaikan dan memudahkan pekerjaan manusia,

 

Pada prinsipnya, kesiapan pemanfaatan KA ini sangat bergantung dengan kesiapan data dan infrastruktur digital, ujarnya.

 

Selain itu tambah Hammam, Kecerdasan Artifisial juga dapat mendorong inovasi diberbagai sektor prioritas pembangunan nasional, antara lain kesehatan, reformasi biokrasi, pendidikan dan riset, ketahanan pangan serta mobilitas/smartcity yang mana sektor tersebut memiliki daya ungkit yang besar untuk mencapai kejayaan penerapan kecerdasan artifisial di Indonesia.

 

 

Saat ini dunia tengah memasuki era baru yang disebut Revolusi Industri 4.0 yang didalamnya mencakup teknologi IoT, Big Data, AI, Addictive Manufacturing, Cloud Computing dan Cyber Physical System. Karenanya, pemerintah mengimplementasi  kecerdasan artifisial dalam berbagai bidang antara lain industri manufaktur, digital, kesehatan, pangan, energi, pemerintahan, perbankan, keamanan dan pertahanan, seperti yang saat ini dilakukan oleh Alibaba Cloud yang telah menyediakan sebuah platform untuk pengembangan seluruh teknologi-teknologi terutama teknologi Cyber Physical System.

 

Indonesia memiliki beberapa tantangan untuk mengembangkan kecerdasan buatan. Di antaranya, kesiapan regulasi yang mengatur etika penggunaan, kesiapan tenaga kerja, kesiapan infrastruktur dan data pendukung  pemodelan, serta kesiapan industri dan sektor publik dalam mengadopsi inovasi kecerdasan buatan.

 

Melalui Strategi Nasional KA, Pemerintah memilih lima bidang prioritas utama yang akan dikembangkan, antara lain layanan kesehatan, reformasi birokrasi, pendidikan dan riset, ketahanan pangan, serta mobilitas, dan kota cerdas, urainya.

 

Sementara, President of Indonesia AI Society ( IAIS ) Lukas mengatakan Misi dari IAIS adalah memberikan kontribusi dalam penyusunan strategi nasional dan peta jalan kecerdasaan artifisial Indonesia dalam membangun kompetensi dibidang kecerdasaan artifisial dan kepemimpinan teknologi melalui kolaborasi quadruple-helix dengan kalangan akademisi, pengusaha, pemerintah dan komunitas serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi kecerdasan artificial dari talenta lokal Indonesia yang dapat bersaing dilevel nasional, regional dan dunia.

 

Lanjutnya, IAIS mempunyai tujuan untuk menumbuhkan keahlian mendalam di bidang kecerdasaan artifisial yang berdampak pada ekonomi, sosial dan budaya secara nasional dan regional dengan mengembangkan talenta lokal dengan kualitas global dan membangun ekosistem kecerdasan artificial yang kuat di Indonesia.

 

Diharapkan dengan webinar ini pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan diyakini akan meningkatkan produktivitas bisnis, efisiensi pemanfaatan sumber daya manusia, dan mendorong inovasi di berbagai sektor.

 

Sebagai informasi Alibaba Cloud Global AI Innovation Challenge adalah kompetisi terbuka bagi pengembang, peneliti, startup, dan penyedia solusi AI global untuk membuat atau menyempurnakan produk atau proyek mereka berdasarkan pembelajaran mesin menggunakan PAI. (Humas BPPT)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT