• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Dengan Sentuhan Teknologi, BPPT Dorong Peningkatan Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan Jawa Barat

Teknologi hanya akan memberikan kontribusi jika digunakan dalam proses produksi untuk meningkatkan kualitas hidup umat manusia, termasuk dalam upaya penyediaan pangan yang cukup, bergizi dan aman sehingga ketahanan pangan dapat dicapai.

 

Ketahanan pangan berbasis peternakan, pertanian dan perikanan dapat tercapai jika seluruh individu rakyat Indonesia mempunyai akses untuk mendapatkan pangan asal hewan guna memenuhi konsumsi protein hewani mereka agar dapat hidup sehat dan produktif.

 

Berangkat dari hal tersebut, BPPT melalui Pusat Teknologi Produksi Pertanian Kedeputian Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Penerapan Inovasi Teknologi Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan Dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Jawa Barat. FGD tersebut merupakan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang dilangsungkan secara daring (29/12).

 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi FGD ini karena sesuai dengan visi dan misi Jawa Barat yang mengedepankan ketahanan pangan sebagai kekuatan ekonomi masa depan.

 

Di tahun 2021 nanti lanjur Ridwan, pihaknya sudah menyiapkan pusat komando ketahanan pangan dimana big data menjadi cara dalam mengambil sebuah keputusan. Kemudian dengan memotivasi para milenial untuk kembali kedesa guna melakukan kegiatan ekonomi yang tahan dari disrupsi salah satunya ekonomi pangan.

 

Untuk itu nantinya tambah Ridwan, menggunakan teknologi 4.0 akan menjadi adaptasi kebiasaan baru. Teknologi 4.0 ini sudah diterapkan di beberapa wilayah Jawa Barat seperti Indramayu di bidang perikanan.

 

Selain itu juga ada pertanian infus yang tidak harus mengandalkan hujan dalam bercocok tanam sehingga tanaman tersebut dapat tumbuh di musim kemarau. Ia berharap FGD ini dapat menghasilkan rekomendasi perlu dikerjasamakan, jelasnya.   

 

Sementara Kepala BPPT Hammam Riza menuturkan bahwa sektor pertanian di Jawa Barat merupakan sektor strategis dan merupakan penyangga ketahanan pangan.  Sektor ini juga penopang perekonomian Jawa Barat dengan pangsa pasar sebesar 9,7% serta dapat diandalkan karena dapat bertahan selama pandemi Covid 19, diperkirakan akan membaik pada tahun 2021.

 

Adapun strategi yang perlu diterapkan dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai upaya pemulihan ekonomi diantaranya dengan memanfaatkan lahan sempit di kota (Urban Precision Farming), memanfaatkan lahan idle menjadi highly productive farming melalui pemanfaat teknologi digital, IoT dan AI untuk pertanian, peternakan serta perikanan.

 

Kemudian dengan pemilihan komoditi yang dilakukan berdasarkan permintaan pasar, serta regenerasi petani dengan mendrong tumbuh kembangnya petani milenial. Urban Farming menurut Hammam, tidak sekedar menumbuhkan tanaman untuk dimakan tetapi merupakan cara meningkatkan keragaman tanaman dan ternak di kota dengan memperbaiki kesehatan fisik dan mental serta memanfaatkan lingkungan terlantar.

 

Selain itu, disebutkannya juga bahwa teknologi yang dapat digunakan untuk highly productive farming melalui platform pertanian 4.0 yakni teknologi informasi dan komunikasi, big data dan analitik, teknologi cloud, IoT, automatisasi, 3D Printing, eknologi drone, teknologi sensor, remote sensing, artificial intelligent, blockchain, teknologi bioinformatika, teknologi penelusuran (traceability), teknologi nano dan bioteknologi. Hal ini menjadi penting dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, pungkasnya.

 

Sebagai informasi, hadir juga secara virtual Deputi Bidang TAB BPPT Soni Solistia Wirawan, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Padadjaran Hendarmawan, Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan dan Sosial PT Biofarma R Herry, Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat. (Humas/BPPT)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT