• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Cegah Kerugian Sosial Ekonomi Akibat Bencana, BPPT - DRRAA Thailand Jalin Kerjasama Perkuat TMC

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Department of Royal Rainmaking and Agricultural Aviation (DRRAA) Thailand sepakat tandatangani nota kesepahaman mengenai Kerjasama Teknis Modifikasi Cuaca, di Bogor (17/03). Nota Kesepahaman ini sebagai wujud implementasi dari pentingnya modifikasi cuaca untuk kegiatan sosial ekonomi seperti pembangkit listrik tenaga air, irigasi, pertanian, dan pengurangan bencana alam.

 

Adapun nota kesepahaman antara BPPT dan DRRAA Thailand meliputi pembentukan komite pengarah proyek bersama, pengembangan kapasitas dalam hal modifikasi cuaca dan pertukaran informasi, tenaga ahli, riset serta pemanfaatan peralatan- peralatan modifikasi cuaca.

 

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan bahwa kerjasama antara BPPT dan Thailand dalam Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah terjalin sejak tahun 1970-an hingga saat ini. Penandatanganan nota kesepahaman ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Joko Widodo saat membuka Rakornas BPPT 2021, ujarnya.

 

Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa BPPT harus mampu memiliki jejaring luas dan menjadi lembaga akuisisi teknologi maju dari manapun. Arahan ini menurut Hammam sesuai dengan tujuan dari kerjasama BPPT dengan DRRAA Thailand yaitu untuk meningkatkan dan memantapkan pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang modifikasi cuaca, baik di Thailand maupun di Indonesia.

 

Ia berharap nota kesepahaman antara BPPT dan DRRAA Thailand dapat memajukan kedua negara dengan saling bertukar ilmu dan pengalaman, tidak hanya di bidang teknologi modifikasi cuaca namun juga inovasi teknologi dan lainnya.

 

Sementara, Direktur Jenderal DRRAA Thailand, Surasri Kidtimonton berharap kerjasama ini dapat membawa kemajuan dan efektivitas dari Teknologi Modifikasi Cuaca. “Perubahan iklim yang ekstrim di Thailand dan Indonesia dapat mengakibatkan banyaknya bencana yang menghambat roda ekonomi. Dengan adanya penguatan Teknologi Modifikasi Cuaca maka dapat menghindari adanya kerugian ekonomi akibat bencana alam,” jelasnya.

 

Sebagai informasi, saat ini Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) - BPPT telah membangun sistem peringatan dini kebakaran hutan berbasis Kecerdasan Artifisial (KA) yang mampu mendeteksi dengan periode pemberitahuan lebih dari satu minggu sebelum peristiwa kebakaran yang akan datang terjadi.

 

Dalam waktu dekat, sistem berbasis KA ini dapat menjadi bagian dari upaya mitigasi kebakaran hutan berbasis data secara nasional, khususnya di bidang Teknologi Modifikasi Cuaca. (Humas BPPT)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT