• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SP.061/XII/2020 - Kru KR Baruna Jaya IV BPPT Berhasil Selesaikan Misi 182 Hari Pelayaran

SIARAN PERS BPPT

 

SP.No. 056/HMP/HMS/HKH/XII/2020

 

Jakarta, 30 Desember 2020

 

Kru KR Baruna Jaya IV BPPT Berhasil Selesaikan Misi 182 Hari Pelayaran

 

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza memberikan  apresiasi dan tanda penghargaan kepada 21 Kru Kapal Riset Baruna Jaya (BJ) IV yang telah menyelesaikan misi pelayaran selama 182 hari di Jakarta (30/12).

 

Dalam sambutannya Hammam mengapresiasi seluruh Kru BJ IV yang telah mendedikasikan diri untuk melaksanakan tugas mulia sebagai bagian dari upaya BPPT melaksanakan inovasi teknologi khususnya dibidang survei kelautan.

 

Hammam juga mengapresiasi seluruh jajaran pimpinan yang ada di Balai Teknologi Survei Kelautan dan seluruh Kru dari BJ IV yang telah melaksanakan pelayaran panjang selama 182 hari.

 

“Terima kasih juga atas pengorbanan dan dedikasinya kepada Indonesia, sungguh luar biasa dimasa pandemi seperti sekarang BPPT mampu menciptakan rekor pelayaran,” terangnya.

 

Dirinya berharap ini akan menjadi bagian dari legacy BPPT dibidang survei kelautan, dan harus terus melaksanakan upaya-upaya yang lebih dari apa yang telah capai sebelumnya.

 

"Pencapaian ini bisa mengangkat BPPT sebagai lembaga Solid, yang dapat melaksanakan kegiatan survei kelautan khususnya dengan terobosan dan rekor yang belum pernah tercipta sebelumnya,” pungkas Hammam.

 

Sementara, Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT Djoko Nugroho menuturkan, Program Baruna Jaya IV - 182 atau BJIV-182 merupakan sebuah nama perjalanan sejarah pelaksanaan tugas negara para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kru BJ IV selama 182 hari atau selama 6 bulan non-stop.

 

Dimulai dari dermaga pelabuhan Muara Baru pada 20 Juni 2020 dan kembali pada 20 Desember 2020. Menurut Djoko, ini merupakan rekor terlama sejak Kapal Riset Baruna Jaya IV yang dimiliki BPPT sejak tahun 1989.

 

Dijelaskan olehnya perjalanan panjang para kru kapal ini dikarenakan pandemi Covid-19.Protokol kesehatan mengharuskan tidak adanya pergantian kru untuk menghindari potensi terpaparnya virus corona kepada kru kapal atau tim tenaga ahli yang telah berada di kapal sebelumnya.

 

“Kepada para 21 Kru BJ IV yang dalam perjuangannya melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara penuh selama 182 hari, maka mereka mendapatkan tanda kehormatan berupa sertifikat penghargaan atas dedikasi mereka selama enam bulan mengemban amanah tugas negara,” bangganya.

 

Sebagai informasi, adapun perjalanan panjang Baruna Jaya IV ini dimulai dengan melaksanakan Survei Jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut Lumori Lumori Sulawesi pada 20 Juni -15 Agustus 2020. Kemudian dilanjutkan Survei Pencarian Kapal Tenggelam MV Nur Allya sampai dengan 2 September 2020. Pelayaran dilanjutkan dengan Survei Jalur Kabel InaCBT di Labuan Bajo, dan dilanjutkan ke Balikpapan sampai dengan 5 November 2020.

 

Selanjutnya KR BJ IV melanjutkan Survei Deployment InaBuoy sampai dengan 21 November 2020, Survei Advance InaCBT Cilacap sampai dengan 19 Desember 2020, serta Recovery InaBuoy pada 19 Desember 2020, sebelum bertolak kembali ke dermaga Muara Baru pada 20 Desember 2020. 

 

Dikesempatan tersebut Kepala BPPT juga menandatangani Memento dan Plakat BJ-IV 182 sebagai bukti sejarah perjalanan BJ IV.


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT