• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SP.001/I/2021 - Bakti Inovasi Teknologi: Mobile Laboratory Biosafety Level-2 Varian Bus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

SIARAN PERS BPPT

 

SP.No. 001/HMP/HMS/HKH/I/2021

 

Tangerang, 06 Januari 2021

 

Bakti Inovasi Teknologi: Mobile Laboratory Biosafety Level-2 Varian Bus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

 

Laju penyebaran dan peningkatan virus SARS-CoV-2 atau Corona Virus Disease-19 (Covid-19) sampai saat ini masih meresahkan kita semua dan belum menunjukan tren penurunan. Dampak krisis kesehatan (pandemi Covid-19) ini juga telah mempengaruhi semua lini sektor perekonomian, perindustrian, pendidikan, sosial dan lainnya. 




Salah satu kunci penanganan wabah Covid-19 di Indonesia adalah peningkatan kapasitas tracing melalui peningkatan jumlah pengujian sampel terduga Covid-19. Pengujian sampel dengan metoda PCR telah menjadi golden standard di dunia, karena tingkat akurasi dan sensitivitasnya yang tinggi. 




Terkait hal itupun, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendatangkan inovasi Mobile Lab Bio Safety Level-2 (BSL-2) varian bus, di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta).




Dikatakan Kepala BPPT Hammam Riza, laboratorium mobile ini dapat mengeluarkan hasil tes, hanya dalam 8 jam.



 

 

"Mobile Lab BSL-2 ini ditempatkan di Plasa Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dimana, BSL-2 generasi ketiga ini dilengkapi sejumlah fasilitas canggih, salah satunya adalah HEPA Filter. Mobile lab varian bus ini baru dioperasikan di sini (Bandara Soekarno-Hatta)," ungkap Hammam, di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (6/1/2021).




Laboratorium bergerak BSL-2 ini dibangun diatas bus, yang didesain untuk tes Covid-19 dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Laboratorium ini mampu melayani hingga 1.000 sample PCR Test dalam 24 jam.




Dengan rincian, pemeriksaan 10 batch dengan 1 batch berisi 94 spesimen, jadi bila ditotal bisa menampung 940 spesimen dalam waktu 24 jam.




Hammam juga menjelaskan, keunggulan dari Mobile Lab BSL-2 ini adalah waktu tunggu hingga memperoleh hasil PCR Test hanya 8 jam.




"Keunggulan mobile lab inovasi BPPT, adalah mulai dari proses pengambilan sampel sampai mendapat hasilnya itu 8 jam. Jadi kalau tes PCR pagi, kita berharap nanti sore sudah dapat hasilnya," kata Hammam.




Hal ini tentunya amat penting dan dibutuhkan para calon penumpang untuk syarat penerbangan, yakni memegang bukti hasil PCR yang negatif.




Inovasi Tepat Guna




Perlu diketahui, layanan tes Covid-19 di Airport Health Center Terminal 1 bagi masyarakat umum ini tersedia untuk walk in service selama 24 jam. Kemudian drive thru service mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 20.00 WIB.




Seperti yang telah dinyatakan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan, pengujian sampel terduga Covid-19 dengan metoda PCR harus dilakukan di laboratorium yang memenuhi standar keamanan hayati tingkat 2 atau BSL-2 guna menjamin keamanan personil penguji dan lingkungan sekeliling laboratorium.




Pemerintah telah menunjuk laboratorium pengujian PCR di Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan kapasitas pengujian di Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 95% dari target yang ditetapkan oleh WHO (1 per 1000 penduduk per pekan). Namun, sebagian besar laboratorium tersebut terpusat di kota besar, dan waktu tunggu hasil pengujian masih memerlukan waktu yang lama.  




BPPT, sesuai dengan perannya sebagai lembaga yang melaksanakan kaji terap teknologi untuk menghasilkan inovasi dan bertanggung jawab terhadap pendayagunaan dan penerapannya telah berperan dalam melaksanakan dan mendukung program riset dan inovasi prioritas nasional khususnya untuk penanggulangan Covid-19.




Untuk meningkatkan kapasitas pengujian Covid-19, BPPT telah meluncurkan inovasi Mobile Lab BSL-2 yang dapat dipindah-operasikan ke berbagai daerah. Mobile lab ini telah beroperasi di beberapa tempat di Indonesia agar lebih menjangkau daerah yang membutuhkan. BPPT mengembangkan Mobile Lab BSL-2 varian bus dengan konsep yang sama, yaitu mobile, aman, dan akurat.



Selain itu varian bus ini memiliki beberapa kelebihan dibanding generasi mobile lab sebelumnya, antara lain: 

 

  1. Dibangun dengan platform bus, untuk memperkuat konsep mobilitas, sehingga dapat mudah dioperasikan di daerah yang membutuhkan

 

  1. Penambahan fasilitas untuk ekstraksi RNA, sehingga dapat menggunakan reagen yang lebih bervariasi (metoda magnetic beads) untuk menjaga keberlanjutan pengujian

 

  1. Penyempurnaan layout peralatan, untuk meningkatkan akurasi data dan keamanan personil penguji

 

  1. Penyempurnaan sistem mekanik pintu yang dapat dibuka tutup secara touchless, untuk menghindari kontaminasi 



Sebagaimana dengan varian sebelumnya, Mobile Lab BSL-2 varian bus menurut Hammam dibangun bersama dengan mitra industri dengan mengikuti standar WHO dan Kementerian Kesehatan untuk laboratorium pengujian PCR untuk Covid-19 dan telah diverifikasi oleh Asosiasi Biorisiko Indonesia. 



Ini semua dilakukan untuk memperkuat kerangka sinergi multihelix guna mewujudkan ekosistem riset, inovasi dan industrialisasi di Indonesia. Bakti Inovasi Teknologi ini bertujuan membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 melalui pengkajian dan penerapan teknologi, pungkasnya.



BPPT sebelumnya telah melaksanakan Roadshow Mobile Laboratory Biosafety Level-2 ke berbagai daerah di Indonesia. Mobile Lab BSL-2 telah digunakan untuk pengujian sampel swab di Yogyakarta, Bali, dan Jombang pada 16 hingga 29 Desember 2020. Kali ini, Mobile Lab BSL-2 dioperasikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk pengujian sampel swab dari personil Bandara. Diharapkan, kegiatan ini dapat mendukung layanan Bandara di era pandemi lagi, mengingat peran strategis Bandara dalam menunjang kegiatan ekonomi Indonesia.




Semoga inovasi ini dapat membantu kita semua dalam mempercepat penanggulangan Covid-19 di Indonesia selain itu juga menjadi salah satu milestone kebangkitan inovasi Indonesia dalam rangka memperkuat daya saing industri nasional.


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT