• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SP.003/I/2021 - Bakti Inovasi Teknologi: Mobile Laboratory Biosafety Level-2 Varian Trailer Perkuat Pengujian Covid-19 di Bogor

SIARAN PERS BPPT

 SP.No. 003/HMP/HMS/HKH/I/2021

Bogor, 11 Januari 2021

Bakti Inovasi Teknologi: Mobile Laboratory Biosafety Level-2 Varian Trailer Perkuat Pengujian Covid-19 di Bogor

 

Laju penyebaran dan peningkatan virus SARS-CoV-2 atau Corona Virus Disease-19 (Covid-19) sampai saat ini masih meresahkan kita semua dan belum menunjukan tren penurunan. Dampak krisis kesehatan (pandemi Covid-19) ini juga telah mempengaruhi semua lini sektor perekonomian, perindustrian, pendidikan, sosial dan lainnya. 

 

Salah satu kunci penanganan wabah Covid-19 di Indonesia adalah peningkatan kapasitas tracing melalui peningkatan jumlah pengujian sampel terduga Covid-19. Pengujian sampel dengan metoda PCR (polymerase chain reaction) telah menjadi gold standard di dunia, karena tingkat akurasi dan sensitivitasnya yang tinggi. 

 

Terkait hal itupun, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan dukungan dari Kementerian Riset Teknologi / BRIN dan Pemerintah Kota Bogor menghadirkan inovasi Mobile Lab Bio Safety Level-2 (BSL-2) varian trailer di Balai Kota Bogor, Senin (11/01).

 

Dikatakan Kepala BPPT Hammam Riza, laboratorium bergerak ini telah disempurnakan dan mampu menguji hingga 940 spesimen PCR Covid-19 per 24 jam. Teknisnya tiap batch berisi 94 spesimen, dan dalam 24 jam dilakukan pengujian sebanyak 10 batch.

 

Mobile Lab BSL-2 varian trailer ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas ekstraksi RNA (Ribo Nucliac Acid) sehingga dapat menggunakan reagen yang bervariasi, dan mampu beradaptasi dengan ketersediaan dan kebutuhan tipe reagen yang tersedia.

 

Hammam menjelaskan, keunggulan dari Mobile Lab BSL-2 ini adalah waktu proses pengambilan sampel hingga memperoleh hasil tes PCR hanya 8 jam. Jadi jika masyarakat melakukan tes swab di pagi hari, maka hasilnya sudah dapat diperoleh nanti sore.

 

Mobile Lab BSL-2 varian trailer ini merupakan pengembangan dari varian kontainer yang telah beroperasi sejak 16 Juni 2020 di RS TNI AD Moh. Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur. Pemilihan platform trailer ditujukan untuk mobilitas, sehingga mudah dipindahoperasikan ke lokasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

 

Kepala BPPT juga menjelaskan bahwa semua varian Mobile Lab BSL-2 telah memenuhi standar biohayati tingkat 2, dan telah diverifikasi oleh Asosiasi Biorisiko Indonesia. Sehingga bisa dikatakan telah memiliki ruangan laboratorium yang aman bagi petugas pengujian, serta bagi masyarakat sekitar Mobile Lab BSL-2 beroperasi.

 

Hammam juga berterima kasih atas dukungan Kementerian Riset Teknologi / BRIN serta kepercayaan dari Pemerintah Kota Bogor sehingga Mobile Lab BSL-2 varian trailer dapat beroperasi dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

 

Harapannya inovasi Mobile Lab BSL-2 BPPT dapat diperbanyak, sehingga memperkuat upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di seluruh Indonesia.

 

Transformasi Mobile Lab BSL-2

 

Perlu diketahui bahwa BPPT melalui Task Force Riset dan Inovasi Teknologi Penanganan Covid-19 (TFRIC-19), telah melaksanakan berbagai aksi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, dengan menekankan pada penguatan testingtracingtreatment, dan detecting.

 

Salah satunya adalah pengembangan dan pengoperasian laboratorium Mobile Lab Biosafety Level-2 untuk pemeriksaan spesimen menggunakan PCR dalam rangka testing/tracing Covid-19. BPPT pun sejak Maret lalu telah mengembangkan tiga versi Mobile Lab BSL-2, yaitu varian kontainer, trailer, dan bus.

 

Varian pertama yakni kontainer, tipe ini menjadi bagian dari inovasi TFRIC-19 yang diresmikan oleh Presiden RI dan telah dioperasikan di RS TNI-AD Ridwan Meuraksa sejak 16 Juni 2020, hingga saat ini.

 

Kedua, Mobile Lab BSL-2 varian kontainer ditambah trailer. Tipe ini memiliki desain yang sama dengan tipe pertama, namun dengan penempatan platform kontainer diatas mobil trailer untuk kemudahan mobilitas operasi.

 

Selain yang beroperasi di Balai Kota Bogor ini, BPPT juga telah memproduksi dua unit Mobile Lab BSL-2 varian trailer lainnya yang lebih dulu telah beroperasi, diantaranya digunakan oleh RS Pertamina Plaju Palembang, atas permintaan dan kerjasama dengan Yayasan BUMN, serta di RS TNI-AD Putri Hijau di Medan.

 

Ketiga, Mobile Lab BSL-2 varian bus merupakan fasilitas laboratorium yang memenuhi persyaratan Biosafety Level-2. Tipe bus ini memiliki desain anteroom dan main room, yang dilengkapi dengan negative pressure, sistem interlock dan sistem kontrol ruangan otomatis, serta peralatan pemeriksaan spesimen seperti Biosafety Cabinet, PCR Autoclave dan peralatan lainnya.

 

Sebagai informasi Mobile Lab BSL-2 varian bus saat ini telah beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang sejak 6 Januari 2021, setelah melaksanakan roadshow untuk pengujian sampel swab di Yogyakarta, Bali, dan Jombang pada 16 hingga 29 Desember 2020 lalu.

 

Ketiga varian Mobile Lab BSL-2 ini bisa menjadi model dan pilihan laboratorium bergerak yang dapat diperbanyak untuk ditempatkan pada beberapa lokasi atau daerah yang membutuhkan, dalam rangka meningkatkan kapasitas pemeriksaan Covid-19 di berbagai daerah.

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT