Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Perkuat Pangan Lokal, Pemprov Jateng Gandeng BPPT Lakukan Transfer Teknologi

BPPT kembali lakukan diseminasi teknologi. Dalam rangka mendukung pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), khususnya dalam hal ketahanan pangan, BPPT dan Pemprov Jateng melakukan penandatanganan naskah kerjasama di Stadion Krida Bakti Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), (18/11). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Kepala BPPT Unggul Priyanto.


Dalam sambutannya, Unggul mengatakan BPPT mendukung penuh usaha Pemerintah Provinsi Jateng mengembangkan pangan lokal di daerahnya. "Melalui Kedeputian Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, kami (BPPT) akan melakukan pendampingan terhadap seluruh pelaku usaha skala kecil dan menengah yang bergerak dibidang pangan," jelasnya.

 

Ditambahkan Unggul, wujud pendampingan yang dilakukan BPPT dapat terlihat dalam pemanfaatan mesin  ekstruder,  teknologi formulasi dan produksi untuk beberapa  produk olahan pangan seperti mie, makaroni, dan beras tiruan (artificial rice) yang berbahan baku pangan lokal, seperti jagung, singkong, dan sumber-sumber pati yang lainnya.


"Mesin ekstruder yang dikembangkan oleh Pusat Teknologi Agroindustri-BPPT adalah ekstruder bertingkat yang memiliki keunggulan dapat menghasilkan beberapa macam bentuk produk pasta (mie, makaroni, dan beras tiruan) serta dengan ulir tunggal dan tanpa pemanasan. Hal ini akan mempermudah dalam pengoperasian dan perawatannya serta kebutuhan daya listrik yang rendah, sehingga cocok untuk industri pengolahan pangan skala Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM)," paparnya.


Pendampingan yang dilakukan BPPT terhadap pelaku UKM dan IKM adalah berupa transfer teknologi dengan memberikan pelatihan-pelatihan dalam mengembangkan pangan lokal. Kerjasama ini juga sekaligus untuk mendukung pelaksanaan program  Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal (MP3L) dan Pengembangan Pangan Alternatif di Jateng.


Beberapa UKM dan IKM binaan yang telah mengikuti kegiatan ini adalah Kelompok Mutiara Baru di Kabupaten Kebumen, Kelompok Bimo Caf di Kabupaten Wonogiri dan Kelompok Purwo Mandiri di Kabupaten Temanggung.


Pendapat senada juga dikemukakan oleh Ganjar. Dirinya berharap melalui kerjasama antara BPPT dan Pemprov Jateng, peran dari pangan lokal akan semakin terangkat dan memiliki nilai tambah sebagai komoditi bisnis serta mampu meningkatkan peran sosial dan ekonomi masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan akan memberikan kontribusi nyata bagi tercapainya kedaulatan pangan nasional.


"Dengan adanya diseminasi atau transfer teknologi dari BPPT, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani di daerah Jateng. Selain itu, masyarakat juga akan memiliki kemudahan dalam mendapatkan pangan alternatif  sebagai substitusi beras dan terigu dengan nilai gizi yang cukup dan harga yang terjangkau," pungkas Gubernur Jateng tersebut. (tw/SYRA/Humas/TAB)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id