Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

Teknopark Grobogan: Tingkatkan Mutu Pangan dengan Pengolahan Pangan Lokal

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui program Nawa Cita menyatakan pemerintah harus mengembangkan potensi daerah melalui pembangunan 100 Teknopark. BPPT pun mendapat tanggung jawab untuk melakukan pendampingan teknologi di delapan Teknopark yang akan dibangun di Indonesia.

 

Salah satu Teknopark yang didampingi BPPT dalam pembangunannya ada di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Melalui sebuah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPPT dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan, maka akan dilakukan penerapan teknologi untuk mengembangkan potensi pertanian di Kabupaten Grobogan.

 

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan potensi besar di wilayah Grobogan adalah pertanian, seperti padi, jagung dan kedelai. Di MoU ini akan difokuskan pada penerapan teknologi pengolahan hasil jagung dan kedelai di Grobogan.

 

"Dengan MoU ini diharapkan dapat meningkatkan industri dari pengolahan jagung dan kedelai. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Grobogan," ujar Unggul, usai Penandatanganan MoU antara BPPT dan Pemkab Grobogan, di Kantor Bupati Grobogan, (24/04).

 

Sementara, menurut Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) Listyani Wijayanti, di MoU ini akan ada sejumlah unit kerja di BPPT yang akan menindaklanjutinya. Untuk di unit Pengkajian Kebijakan Teknologi (PKT) akan dilakukan pembuatan masterplan yang baik pada pembangunan Teknopark. Sedangkan di TAB mendapat tugas dipengembangan teknisnya.

 

"TAB itu bertugas melakukan pendampingan teknologi, yaitu bagaimana meningkatkan produksi dari pangan jagung dan kedelai. Kita (TAB) datang kesini memiliki tagline "Pengolahan Pangan Lokal". Jadi kami akan mendorong peningkatan mutu pangan dalam membuat diversifikasi produknya," kata Listyani.

 

Bupati Grobogan Bambang Pudjiono berharap dengan pendampingan dari BPPT akan muncul produk-produk unggulan di bidang pertanian, seperti padi, jagung dan kedelai. Sehingga nantinya di Grobogan ada produk spesifikasi yang bisa diandalkan.

 

"Dengan adanya produk andalan maka bisa dijadikan salah satu cara untuk mengatasi pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat Grobogan dan peningkatan sumber daya manusia Grobogan yang mampu mengolah potensi padi, jagung dan kedelai," tutup Bambang. (Humas)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id