• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Kurangi Ketergantungan Impor, BPPT Beri Sentuhan Teknologi Kepada Petani Di Wonosobo

BPPT melalui Balai Bioteknologi serta dengan dukungan Komisi VII DPR RI melakukan Desiminasi Teknologi Perbanyakan dan Penanaman Benih Kentang Ex Vitro di Desa Serang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo (20/10). Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan, diharapkan bibit kentang ini nantinya bisa bergulir, artinya bibit ini nantinya kita tidak akan beli lagi dari anakan, tapi kita bisa melakukan sendiri membuat bibit kentang dengan cara yaitu bibit benih kentang ex vitro.

 

 

Kedepan menurut Unggul, dengan adanya teknik ex vitro ini yang pembibitan kentang tidak menggunakan anakan lagi maka kita dapat mendapatkan jenis bibit yang bagus dan akan diturunkan juga.

 

Dengan ex vitro selain biaya pembibitan bisa ditekan maka kita harapkan produktifitas kentang tetap sama seperti induknya. Dengan demikian mudah-mudahan para petani bisa lebih menikmati hasil dari penanaman kentangnya dan dapat mengurangi impor, jelas Unggul.

 

Sementara, Anggota Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menyampaikan dengan pengembangan ex vitro ini dapat menghemat umur panen dan harga benihnya jauh lebih murah, hal tersebut akan mensejahterakan petani.

 

Menurut Tjatur, BPPT tidak hanya sampai disini. Saya berharap BPPT dapat melanjutkan kerjasama dengan masyarakat Wonosobo dengan pengembangan teknologi yang lain tidak hanya varietas granula, tetapi juga varietas kentang lain yang mempunyai nilai tambah. 

Hal tersebut akan akan berpengaruh kepada pendapatan masyarakat dan kemakmuran akan bertambah, jelasnya. (Humas/HMP)

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT