Tingkatkan Daya Saing Bangsa, BPPT Siap Terapkan Hasil Inovasi

Gelar Teknologi BPPT ke-2 dengan tema Inovasi Agroindustri dan Bioteknologi dihadiri oleh 250 peneliti/perekayasa BPPT dan 50 perwakilan institusi terkait lainnya diselenggarakan di Gedung Manajemen BPPT, Serpong, Tangerang. 22-02-2108. (HumasBPPT-SAS)

Gelar Teknologi ini ditujukan dalam rangka sosialisasi dan evaluasi inovasi yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat di sektor pangan dan obat-obatan, demikian kata Deputi Bidang TAB BPPT Soni Solistia Wirawan pada acara Gelar Teknologi dengan tema The2­­nd Innovation of Bioeconomics On Agroindustrial and Biotechnology Programme di Aula Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi BPPT, Puspiptek Serpong (22/02).

 

 

Dikatakan Soni, garam farmasi salah satu hasil inovasi BPPT kini sudah dikomerisilkan dengan menggandeng Bio Farma dan Kimia Farma. Untuk sektor agroindustri menurut Soni, BPPT telah mengembangkan teknologi perbenihan untuk meningkatkan produktifitas pertanian. BPPT juga punya teknologi pakan ternak dengan memanfaatkan limbah dari perkebunan sawit, terang Soni.

 

Sementara Bayu Krinamurthi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyampaikan, kontribusi teknologi sebagai bagian dari nilai tambah itu besar, kontribusi bioteknologi ada yang berbasis sumber daya alam. Oleh karena itu, Bayu berharap agar BPPT lebih jelas memposisikan diri didalam sistem pengembangan teknologi di Indonesia.

 

Menurut Bayu, pengembangan teknologi juga dilakukan oleh litbang-litbang, perguruan tinggi bahkan swasta. Adapun peran swasta dalam pengembangan teknologi semakin nyata karena mereka langsung menerapkan itu dalam proses produksi, karenanya BPPT harus mengambil posisi yang lebih strategis, jelas Bayu.

 

Peluang kedepan, daya saing kita ada disisi agro dan biotek harus betul-betul bertumpu pada teknologi, untuk biotek kita punya peluang besar, semoga Indonesia bisa menjadi negara yang leading dalam biotek yang berbasis alam tropica yang dimiliki, tutup Bayu.       

 

Gelar Teknologi ini merupakan media dan sarana sosialisasi serta komunikasi BPPT kepada masyarakat luas untuk menyampaikan hasil-hasil kajian dan inovasi bidang pangan pertanian dan kesehatan-obat.

 

Selain itu melalui kegiatan ini juga terbangun komunikasi yang kritis positif terkait dengan pengembangan konsep, pengembangan dan aplikasi teknologi, kerjasama dan sinergi dalam kerekayasaan dan inovasi bidang pangan, pertanian dan kesehatan obat. (Humas/HMP)